Hal tersebut bertujuan agar Sumber Daya Manusia (SDM) khusunya para pelaku usaha yang ada di Balikpapan semakin meningkat. "Jadi program kami lebih kepada pembinaan para UMKM ," ujar Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan Heruressandy kepada korankaltim.com pada Senin (28/8/2023).
Ia juga menerangkan, saat ini pihaknya juga memiliki program baru yang diberi nama From Idea to Startup (FItS) Balikpapan yakni pelatihan yang diberikan untuk semua pelaku usaha yang meliputi tiga kategori. Pertama mereka yang baru punya ide, kemudian yang baru merintis, dan ketiga mereka yang sudah menjalani usaha namun tidak berkembang.
"Nah itu kami minta mereka bergabung dengan kami. Jadi kami mendata dulu se-Balikpapan. Jika pesertanya besar berarti kita harus membuat pola pembinaan pengembangan dengan perangkatan. Kami harapkan mereka tidak hanya satu kali pelatihan saja, melainkan langsung dapat enam kali pelatihan selama satu tahun," jelasnya.
Selain itu, ia berharap melalui pelatihan yang diberikan ini akan meningkatkan kualitas dari para pelaku UMKM. Untuk pelaku usaha yang ingin mengikuti pelatihan ini mereka harus mendaftarkan dulu ke DKUMKMP.
"Jadi kami buka link onlinenya di Instagram. Kemudian kami lakukan pendataan. Jika yang mendaftarkan ini mereka banyak punya usaha kami akan utamakan dulu. Tapi jika masuk kategori punya ide, kami gabungangkan dengan kategori lainnya," jelasnya.
Dalam pelatihan yang diberikan nantinya juga akan menghadirkan pakar yang bukan lagi dari level kota, akan tetapi level nasional bahkan internasional. Disamping itu karena merupakan program baru, pihaknya akan berkolaborasikan terlebih dahulu dengan dunia usaha yang memiliki program dalam pengembangan UMKM.
"Contohnya seperti perbankan, perusahaan swasta, instansi vertikal, BUMN dan BUMD yang nantinya, bersinergi dengan program pemerintah. Sementara kalau untuk bantuan barang untuk pelaku UMKM itu biasanya dibantu melalui pokir DPRD," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin