Area Manager Communication, Relation & CSR PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan, Ely Chandra Peranginangin mengatakan, meningkatnya mobilisasi masyarakat membawa pengaruh terhadap tingginya jumlah penerbangan. "Tentu berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan bahan bakar Avtur," kata Chandra, Sabtu (22/7/2023).
Tercatat produksi Avtur pada periode Januari-Juni 2023 mencapai 2,6 juta barel. Angka ini meningkat sekitar 62 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022.
"Produk-produk yang dihasilkan dari kilang tentu saja juga mempertimbangkan kebutuhan pasar dan masyarakat. Peningkatan produksi Avtur ini menunjukkan semakin banyaknya kebutuhan bahan bakar pesawat," jelasnya.
Produksi di Kilang Unit Balikpapan melalui proses yang sangat ketat. Proses ini ditujukan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.
Sehingga Kilang Balikpapan didukung dengan infrastruktur laboratorium yang terakreditasi untuk memastikan keandalan produksi bahan bakar. Pengoperasian laboratorium harus sesuai dengan sistem manajemen mutu Laboratory SNI ISO/IEC 17025 : 2017. "Yaitu standar yang mengatur tentang kompetensi laboratorium penguji dan laboratorium kalibrasi," sebutnya.
Chandra pun memastikan produksi Avtur tahun ini akan jauh melebihi tahun lalu. Mengingat peningkatan kebutuhan Avtur yang harus diimbangi dengan keandalan kilang produksi.
"Kita berharap kilang Balikpapan dapat terus beroperasi dengan normal tanpa ada kendala," pungkas Chandra.
Editor: Maruly Zainuddin