Mengusung tema “Peran Strategis Industri Hulu Migas dalam Menunjang Ibu Kota Nusantara”, menjadikan magnet ratusan peserta memenuhi tempat acara serta kehadiran narasumber yang kompeten.
Disampaikan oleh Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Achmad Jaka Santos Adiwijaya pada Forum Kapasitas Nasional (Forkapnas) III 2023, mereka siap bersinergi bersama SKK Migas untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha, pabrikan, dan vendor, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penunjang industri hulu migas dalam membidik potensi pemenuhan gas, baik untuk industri maupun rumah tangga di IKN.
Forum Kapnas ini dirancang menjadi komunikasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha hulu migas dan perusahaan jasa pendukung baik perusahaan nasional maupun lokal. Sehingga diyakini dapat menciptakan dan atau meningkatkan multiplier effect dari aktivitas yang tercipta dalam forum ini.
Kepala SKK Migas Kalsul, Azhari Idris mengatakan, Forum Kapnas merupakan kolaborasi antara stakeholder dengan para pengusaha penyedia barang dan jasa serta industri binaan KKKS. Dengan harapan menjadikan efek berganda perekonomian skala nasional dan daerah.
“Kami berharap forum ini mengintegrasikan kemampuan para produsen lokal, sehingga menghasilkan produk baru yang mampu menjawab kebutuhan industri hulu migas nasional,” terang Azhari.
Dengan meningkatnya kemampuan bersaing pengusaha lokal di industri hulu migas, tentunya akan sangat kompetitif. Hal ini memberikan berbagai pilihan yang dibutuhkan bagi pelaku usaha hulu migas.
Azhari juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah hadir dan mendukung Forum Kapnas ini. Bahkan beberapa Pemda yang menjadi narasumber menyampaikan akan memberikan ruang dan kesempatan pada pelaku hulu migas untuk berinvestasi di daerahnya.
Tercatat dalam Forum Kapnas di Balikpaan hadir Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara Achmad Jaka Santos Adiwijaya, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur Ujang Rachmad, Asisten II Provinsi Kalimantan Utara Bustan, Bupati Kutai Kartanegara Edy Damansyah dan Bupati Banggai Amirudin Tamoreka.
Dalam forum juga telah dilaksanakan penandatangan MoU antara Industri Hulu Migas dengan pemerintah daerah yaitu dengan Pemkab Kukar dan Banggai. Yang pertama adalah Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah Balai Pengembangan Produktifitas Tenaga Kerja (BP2TK) Kabupaten Kutai Kartanegara antara SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dilanjutkan dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi dan Pemerintah Kabupaten Banggai tentang kerja sama pemberdayaan masyarakat Kabupaten Banggai melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan/perusahaan.
Tidak hanya itu saja, MoU juga dilaksanakan business to business antara KKKS dengan vendor lokal berkaitan dengan kesepakatan strategis guna mendukung kelancaran kegiatan hulu migas dalam mencapai target produksi.
Perhelatan Pra Forum Kapnas Kalsul turut menghadirkan tenant UMKM binaan dari KKKS yang memamerkan dan menjual berbagai produksi dan hasil kreasinya.
Berbagai macam produk yang sudah dikemas dengan kekinian menjadi daya tarik dan menunjukan bahwa produk UMKM siap dipasarkan di retail atau supermarket yang ada. (*)