Saat ini, PT Pertamina Patra Niaga juga tengah melakukan uji coba untuk distribusi tepat sasaran pada tahun 2024 di beberapa provinsi, di antaranya Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
“Kami memang sudah ada upaya uji coba dibeberapa provinsi untuk pemberlakuan distribusi tepat sasaran dengan melakukan validasi terhadap pangkalan-pangkalan sampai ada kebijakan lebih lanjut,” kata Arya Selasa (20/6/2026) kemarin.
Sejauh ini distribusi elpiji tiga kilogram tidak tepat sasaran, sehingga pihaknya bersama pemerintah berupaya dengan melakukan validasi kepada pangkalan-pangkalan untuk mendapatkan data riil, agar distribusi yang tidak tepat sasaran dapat diantisipasi.
“Itu gunanya bekerja sama dengan pemerintah untuk lakukan validasi supaya ke depan penerimaan elpiji 3 kilogram bisa tepat sasaran,” papar Arya.
Penggunaan elpiji bersubsidi ini kerap digunakan oleh orang yang berstatus menengah ke atas, sehingga masyarakat yang berada di kalangan menengah ke bawah menjadi kesulitan mendapat tabung gas subsidi.
Untuk tahun ini, kuota yang ada belum dirubah sampai pada awal tahun 2024 karena seiring dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi kuota elpiji tiga kilogram supaya distribusi gas bersubsidi tersebut dapat tepat sasaran. “Yang kami mau penggunaan elpiji bisa tepat sasaran,” tegas Arya.
Editor: Aspian Nur