UPBU Melalan bersama tim Wings Air saat ini sudah menyiapkan hal-hal yang diperlukan di bandara, mulai dari landasan pacu sepanjang 1.300 meter hingga pemeriksaan kembali kelayakan peralatan navigasi. Sampai saat ini semua dinyatakan siap pakai dan layak beroperasi kembali.
Perwakilan Wings Air Station Manager Odhe Irawan secara terpisah menjelaskan, Wings Air akan menggunakan pesawat ATR-72 untuk rute tersebut. Pesawat ini merupakan pesawat berbaling-baling dengan kapasitas 72 penumpang dan 4 awak pesawat.
Sementara ini mereka masih menghitung harga tiket yang akan ditawarkan termasuk apakah harga tiket termasuk dengan harga bagasi. Begitu pula dengan frekuensi penerbangan yang mungkin dilayani.
“Untuk sementara kami mulai dengan 2 kali seminggu sambil melihat respon masyarakat,” kata Odhe.
Jarak udara Balikpapan-Melak, atau persisnya dari Bandara Sepinggan di Balikpapan dengan Bandara Melalan, Melak, lebih kurang 400 km, yang dapat ditempuh ATR dalam satu jam terbang. Dari Balikpapan pesawat terbang ke arah barat laut untuk menuju Melak atau kalau dari Melalan ke tenggara untuk menemukan Balikpapan di pesisir timur.
Sebelum ini ada maskapai Kalstar yang melayani rute tersebut, yang pada puncaknya menyediakan hingga 2 penerbangan per hari. Namun sebab berbagai hal, serta ditambah kemudian krisis ekonomi dan wabah COVID-19, penerbangan dihentikan.
Saat ini juga kondisi jalan Trans Kalimantan poros tengah yang menghubungkan Melak dengan Tenggarong, Samarinda dan Balikpapan rusak parah. Sejak lepas dari Kota Bangun di Kutai Kartanegara, badan jalan berlubang-lubang besar.
Editor: Aspian Nur