Panen perdana dilakukan pada Rabu (24/5/2023) lalu setelah sebelumnya di awal Maret, BDI memberikan bantuan 6.000 ekor bibit lele dan sarana prasarana untuk pembuatan 3 kolam terpal budi daya kepada TPQ Al Istiqomah.
Selanjutnya TPQ membudidayakan bibit yang diterima hingga berhasil memanen sekitar 300 kg ikan. Namun masih ada 1 kolam belum dipanen karena menunggu waktu yang tepat.
BDI Pertamina Patra Niaga bersama IZI Kaltim terus melakukan pendampingan selama 3 bulan agar para penerima manfaat dapat melakukan proses budi daya dengan baik serta mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan.
Ketua BDI Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Risan Datasaputra menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung program yang sudah disinergikan bersama IZI Kaltim.
“Semoga program yang sudah berjalan ini bisa terus memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar dan bisa mengangkat perekonomian warga,” ucap Risan dalam rilisnya, Sabtu (27/5/2023).
Sementara Kabid EKZ IZI Kaltim, Muh Hasim berharap program tersebut terus dilanjutkan dan tak sekadar ternak ikan lele saja. "Namun bisa melahirkan banyak produk seperti olahan keripik, daging fillet, atau produk lainnya,” ungkap Hasim.
Sedangkan Ustaz Ajib selaku pengurus TPQ Al Istiqomah merasa terbantu dan mendapat ilmu yang bermanfaat dari program budi daya ikan lele.
"Kami berharap ilmu yang diberikan dapat menambah kemampuan dalam budi daya lele dan anak-anak kami bisa belajar berternak disela-sela waktu belajar mengaji mereka," kata Ajib.
Program Bina Ternak Lele ini diharapkan bisa melatih TPQ untuk bisa mandiri secara ekonomi dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar. Ke depan dari program ini bisa melahirkan berbagai turunan program seperti warung pecel lele, ikan fillet hingga keripik.
Editor: Rusdianto