PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan bekerjasama dengan Politeknik Ilmu Pelayaran Balikpapan menggelar sosialisasi potensi bahaya bagi keselamatan pengunjung di kawasan wisata pantai di La Piazza, Banua Patra pada Selasa (23/5/2023) kemarin.
Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Balikpapan Lauhul Mahfudz mengatakan bahwa kegiatan tersebut diadakan untuk meningkatkan kesadaran pengunjung akan pentingnya keselamatan jika berkunjung ke pantai.
“Pemahaman risiko terhadap keselamatan di laut wajib kita miliki. Kami ingin memperbanyak sosialisasi ke masyarakat mengenai kebencanaan, karena Balikpapan rawan potensi bencana,” kata Mahfudz.
Sosialisasi diikuti oleh pelajar dari 20 SMA/SMK serta berbagai komunitas yang ada di Balikpapan. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan pengetahuan masyarakat mengenai kebencanaan, khususnya potensi bahaya di kawasan pantai di Balikpapan.
Mahfudz juga menjelaskan bahwa generasi muda harus mempunyai orientasi yang kuat terhadap penanganan penanggulangan bencana. Masyarakat sejak dini harus paham mengenai kebencanaan minimal dari hal kecil.
"Seperti kita waktu berlibur di pantai, ketika terjadi sesuatu di pantai seperti apa tindakan kita," jelas Mahfud.
Sosialisasi juga diisi oleh Enviromental Complience PT KPI Unit Balikpapan terkait dengan program sosial lingkungan yang telah dilakukan. Ada pula simulasi evakuasi korban dari air oleh Basarnas.
Salah satu peserta dari SMK Kartika, Martin Riyandri mengatakan dirinya mendapatkan banyak pelajaran pada kegiatan ini. “Semoga lebih banyak mengerti mengenai potensi bahaya dan penanganannya agar lebih aman ketika bermain di kawasan pantai,” harap Martin.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR PT KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin menyampaikan pentingnya sosialisasi ini bagi warga kota Balikpapan khususnya anak muda.
“Sebagai warga kota Balikpapan yang tinggal di wilayah pesisir, khususnya anak muda sangat penting tentunya untuk memahami potensi bahaya dan cara mengatasi dampak dari bahaya di wilayahnya. Antisipasi kita lakukan bukan hanya melalui sarana prasarana, melainkan juga literasi tentang potensi bahaya tersebut,” kata Chandra.
Chandra juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud hubungan timbal-balik antara perusahaan dan masyarakat untuk saling menjaga. “Sebagaimana masyarakat selama ini telah turut serta menjaga kilang PT KPI Unit Balikpapan,” tutupnya.