Sejak awal Ramadan, jumlah penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan disebut rata-rata mencapai 5.000 orang per hari. Jumlah ini kini mulai merangkak naik, mengingat libur panjang yang semakin mendekat.
General Manager PT Angkasa Pura I Balikpapan, Ahmad Syaugi Syahab memprediksi jumlah penumpang di bandara akan terus mengalami kenaikan hingga libur panjang mendatang.
"Saya yakin akan meledak itu h-7, h-7 itu akan lebih besar karena asumsi pas kita kan dari sebelum ramadan itu kan hampir 15 ribu sampai 16 ribu sehari," kata General Manager (GM) PT AP I, Ahmad Syaugi Syahab kepada wartawan.
Menurutnya untuk mengahadapi lonjakan penumpang pesawat, baik bagi penumpang yang ingin mudik lebih awal maupun mendekati libur Idulfitri mendatang, sejumlah maskapai telah menambah sedikitnya 10 jadwal penerbangan extra atau extra flight di luar jadwal penerbangan normal.
Adapun 10 jadwal penerbangan itu, didominasi rute menuju Jakarta, Surabaya dan Makassar. Extra flight ini akan mulai berlaku sejak H-9 Idulfitri nantinya.
"Airline sudah menyiapkan extra flight 10 penerbangan yaitu, Super Jet, Lion, Sriwijaya kemudian Garuda dan City Link, mereka menambah flight," ujarnya.
Ahmad Syaugi juga memprediksi lonjakan terbesar akan terjadi pada H-7 Idulfitri, yang diperkirakan akan mencapai 18.000 penumpang per harinya.
"Pada saat sebelum Ramadan itu hampir 85 sampai 90 persen full terus pesawat nya," tambahnya.
Sementara soal syarat wajib booster untuk calon penumpang, Syaugi juga menyebut masih diberlakukan, sebab hingga kini Peraturan Presiden perihal aturan tersebut belum dicabut. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyediakan klinik bagi penumpang yang ingin melakukan booster nantinya.
“Itu yang kami bicarakan dengan KP3. Jadi bagaimana andai penumpang ternyata airlines menuntut adanya booster? KP3 menyiapkan layanan bagi yang akan booster," tutupnya.
Editor: Koran Kaltim