Kondisi itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kota Balikpaan, R. Bambang Setyo Pambudi saat pembukaan Pasar Murah Ramadan dan Idulfitri di Jalan ARS Muhammad kawasan Gedung Parkir Klandasan dan Taman Bekapai.
"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menekan angka inflasi khususnya pada momen Ramadan Idulfitri, dimana permintaan masyarakat meningkat," katanya, Senin (3/4/2023).
?Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), lanjutnya, senantiasa berkolaborasi dan bersinergi melaksanakan program-program untuk menjaga inflasi tetap dalam rentang kendali.
"Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja dengan bijak dan tidak berlebih-lebihan agar tidak terdapat kenaikan permintaan dan gejolak harga yang signifikan di periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ini," imbuhnya.
Sementara Wali Kota Balikpapan yang juga menjabat sebagai Ketua TPID, Rahmad Mas'ud menyampaikan bahwa pasar murah merupakan salah satu upaya menstabilkan harga menjelang Idulfitri.
"Ini adalah upaya nyata yang dilakukan TPID untuk menjaga kestabilan inflasi di Balikpapan," sebut Rahmad Mas'ud.
?Pasar murah yang digagas oleh Dinas Perdagangan Kota Balikpapan dan bekerja sama dengan 18 distributor ini digelar pada 3 hingga 7 April 2023 mendatang. Aneka komoditas pangan disediakan seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, telur, daging ayam dengan harga terjangkau.
Selain itu di pasar murah ini juga terdapat layanan penukaran uang rupiah yang dikoordinir oleh Bank Indonesia bersinergi dengan 4 perbankan yaitu BPD Kaltimtara, BPD Kaltimtara Syariah, Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara.
Editor: Rusdianto