Kali ini, Program Safari Ramadan bersama masyarakat dilaksanakan serempak oleh tim manajemen PT KPI Unit Balikpapan di 15 masjid sekitar wilayah operasional pada Rabu (22/3/2023) malam. Diisi dengan pembacaan Al-Qur'an, ceramah hingga pembagian bingkisan bagi yatim atau duafa.
Ketua Panitia Ramadan PT KPI Unit Balikpapan, Nuryanto mengatakan, pengurus kembali menyusun program sebagaimana Ramadan tahun-tahun sebelumnya.
"Sehingga Masjid Istiqamah memfasilitasi kegiatan ibadah umat islam di Balikpapan,” katanya yang juga pengurus masjid tersebut.
Nuryanto mengungkapkan ada 14 program yang akan dijalankan Masjid Istiqamah selama bulan Ramadan. Mulai dari tarawih, sahur dan buka puasa bersama, tadarus Al-Qur'an, tahfiz Ramadan, dakwah pedesaan, tebar Dai pedesaan, hingga salat Idulfitri dan lain sebagainya.
"Kami harapkan jemaah dapat ikut berperan aktif dalam program-program tersebut," ujar Nuryanto.
General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Arafat Bayu Nugroho bersama dengan Asisten 1 Bidang Tata Pemerintahan Setdakot Balikpapan Zulkifli berkesempatan membuka program Safari Ramadan di Masjid Istiqamah Pertamina Balikpapan.
"Ramadan adalah momentum untuk merekonstruksi ulang cara kita agar lebih produktif dalam kebajikan yang lebih luas. Marilah kita terus berkreasi dan berinovasi sebagaimana sejarah telah mencatat berbagai peristiwa besar terjadi di bulan Ramadan," kata Bayu.
Bayu juga memberi penekanan khusus kepada pekerja dan mitra kerja Pertamina sebagai Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri Satgas RAFI) agar tetap memberikan etos kerja yang terbaik.
"Apalagi kita akan menghadapi tanggung jawab besar sebagai Satgas RAFI. Untuk memastikan bahwa kebutuhan Energi masyarakat Indonesia bagian timur dapat terpenuhi, khususnya saat hajatan besar kita Idulfitri 1444 H," imbuhnya.
Sementara Asisten 1 Bidang Tata Pemerintahan Setdakot Balikpapan, Zulkifli menyampaikan pesan sambutan dari wali kota yang memberikan perhatian pada cuaca ekstrem dan mengimbau warga agar berhati-hati bila meninggalkan rumah untuk beribadah.
"Masyarakat juga hendaknya memperhatikan kondisi rumah dan lingkungan di sekitarnya, apabila rumah ditinggalkan untuk beribadah di masjid-masjid. Guna mencegah terutama bencana kebakaran dan tindakan kriminalitas yang tidak kita kehendaki," imbau Zulkifli.
Editor: Rusdianto