PT KPI Unit Balikpapan Paparkan Proses Bisnis ke Mahasiswa STT Migas
1 menit baca509 kali dibaca

Penulis: Hendra
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Sebanyak 38 mahasiswa Prodi D3 Teknik Pengolahan Migas dari Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas (STT Migas) melakukan kunjungan industri ke kilang Balikpapan, Rabu (15/2/2023).
Kegiatan ini juga menjadi salah satu kesempatan bagi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan untuk mengedukasi proses bisnis kilang.
Kegiatan diawali dengan pemaparan sekilas pandang proses bisnis PT KPI Unit Balikpapan kemudian dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab. Kegiatan ditutup dengan melakukan site visit guna melihat secara langsung operasional yang ada di dalam kilang.
Dosen Teknik Pengolahan Migas STT Migas Balikpapan Amirul Mukminin mengatakan bahwa tujuan melakukan kunjungan industri adalah untuk melihat langsung bagaimana lingkungan pekerjaan yang sesunguhnya.
"Sehingga mahasiswa tidak hanya mempelajari teori-teori dan literatur akan tetapi juga mendengar langsung proses melalui praktisi yang terjun langsung dalam proses pengolahan migas," ujar Amirul.
Amirul juga menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendapatkan pengetahuan tentang proses bisnis kilang.
"Tidak semua berkesempatan diberikan kunjungan kedalam kilang. Bagi saya ini juga menjadi pengalaman baru," kata Amirul.
Sementara Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin menyebut kehadiran mahasiswa STT Migas menjadi kesempatan untuk menyampaikan proses operasi kilang yang dilaksanakan perusahaan.
"Pertamina melakukan perubahan organisasi untuk mencapai target di tahun 2024 sebagai perusahaan yang memiliki nilai pasar US$100 miliar. Untuk itu, Pertamina membentuk sub holding-sub holding agar perusahaan semakin lincah dalam menjalankan proses bisnisnya," kata Chandra.
Melalui kunjungan ini, Chandra berharap akan memberikan tambahan pengetahuan kepada para mahasiswa. “Semoga para mahasiswa memperoleh ilmu tambahan dari kunjungan industri kali ini,” pungkasnya.










