Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kaltim menyebut, capaian peningkatan ekonomi Kaltim bersumber dari hampir seluruh sektor utama. Lapangan Usaha (LU) Pertambangan, sebagai kontributor terbesa PDRB Kaltim tumbuh 3,63 persen. “Lebih tinggi dibanding Triwulan II yang pertumbuhannya ada di angka 1,74 persen,” kata Kepala KPw Bank Indonesia Kaltim, Ricky P Gozali kepada Korankaltim.com Rabu (9/11/2022) hari ini.
Bukan hanya pertambangan, ekspor Crude Palm Oil (CPO) sebagai komoditas unggulan Kaltim juga terus mendorong peningkatan kinerja industri pengolahan. Ricky menambahkan, kelanjutan sejumlah proyek-proyek di Kaltim turut mendukung pertumbuhan ekonomi di Kaltim pada Triwulan III tahun ini.
“Di sektor pertanian juga masuk musim panen yang meningkatkan produksi untuk komoditas pertanian,” sambungnya.
BI Kaltim memprediksi tren positif ini akan terus berlanjut hingga Triwulan IV tahun 2022 seiring dengan pengendalian kasus Covid-19 yang terus dilakukan dan memberikan peluang bagi berbagai pihak untuk meningkatkan aktivitas ekonomi mereka.
Momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan pergantian tahun juga diyakini akan mendorong tingat konsumsi masyarakat dan geliat ekonomi di Triwulan IV tahun 2022.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur