"Kaltim harus membangun industry sehingga seperti minyak goreng dan turunannya seperti kosmetik, sabun, margarin dan lainnya bisa ekspor sudah dalam barang jadi," kata Mahyudin kepada Korankaltim.com usai membuka kegiatan dialog memperkuat nilai global industri Kaltim dalam kemitraan ekonomi Indonesia dan Belanda di Hotel Novotel Kamis (22/9/2022) siang tadi.
Diharapkan melalui dialog seperti ini bisa memperkuat nilai global industri Kaltim dalam kemitraan ekonomi Indonesia dan Belanda.
Di masa mendatang diharapkan juga dapat mengkoneksikan antara pemerintah daerah dengan pemerintahan luar negeri Belanda, yang tujuan utamanya agar Kaltim bisa menjual produk lokal ke negara Kincir Angin
"Jadi bisa mengkoneksikan Kaltim, apa saja keunggulan daerah ini dan bisa dikembangkan agar bisa masuk pasar mereka, sehingga meningkatkan nilai ekspor," jelasnya.
Dialog memperkuat nilai global industry ini sekaligus untuk mendorong naiknya pengusaha-pengusaha lokal menjadi pengusaha internasional.
Saat Covid-19 semua ekonomi down namun di Indonesia tidak terlalu parah seperti Eropa karena punya usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang banyak.
"UMKM Indonesia kuat menghadapi krisis Covid-19 sehingga penting UMKM disini diperkuat dan koneksi pasarnya bisa dikembangkan sampai ke luar negeri," pungkas Mahyudin.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nur