Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Kariangau M Iskandar, perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kariangau, perwakilan Karang Taruna Kota Balikpapan H Arbain Side dan perwakilan Karang Taruna Kecamatan Balikpapan Barat.
HSSE Integrated Terminal Balikpapan, Catur Yogi Prasetyo mengapresiasi atas partisipasi para peserta yang antusias untuk mengikuti perlombaan kreasi daur ulang sampah, dengan mengusung tema 'Semangat Perjuangan Melestarikan Bumi, Kita Jalin Kebersamaan Menuju Indonesia Maju’.
"Kegiatan bentuk kolaborasi pemberdayaan masyarakat, merupakan salah satu wujud untuk ikut memeriahkan semangat perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 tahun," ungkap Catur dalam rilis yang diterima Korankaltim.com, Rabu (24/8/2022).
Dia berharap dengan adanya lomba kreasi daur ulang sampah membuat masyarakat lebih sadar dan peduli terhadap pengelolaan sampah khususnya sampah rumah tangga.
"Makna dari kemerdekaan ini harapannya tidak hanya merdeka dari penjajah tetapi juga merdeka dari sampah. Harapannya kegiatan lomba ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Kariangau dan menjunjung sportivitas antar warga," paparnya.
Sementara itu Lurah Kariangau M Iskandar berharap kegiatan bisa lebih ditingkatkan agar dapat mengurangi produksi sampah di wilayahnya.
"Saya berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut, hasil-hasil karya warga ini nantinya bisa menjadi nilai ekonomis dan dapat dipasarkan, sehingga menjadi pemasukan untuk rumah tangga," harap Iskandar.
Di tempat yang sama Ketua Karang Taruna Kariangau, Ujang Ali Rahmat ingin jalinan komunikasi dengan pihak Pertamina terus berlanjut untuk membangun wilayah Kariangau.
"Alhamdulillah kegiatan lomba kreasi daur ulang sampah rumah tangga ini berjalan lancar. Terima kasih kepada Pertamina atas supportnya, semoga kedepan kita bisa kembali berkolaborasi dalam hal membangun wilayah Kariangau," sebutnya.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Susanto August Satria menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kolaborasi yang baik antara Pertamina, pemerintah daerah serta stakeholder terkait dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari sampah.
"Sekaligus membangun kemandirian warga dalam mengelola sampah di dalam acara memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia," kara Satria.
Dia melanjutkan, kegiatan ini merupakan salah satu Tanggung Jawab Sosial perusahaan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 8.
"Yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang Inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak untuk semua," pungkas Satria. (*/kk)
Penulis: Hendra