"Tidak mungkin kurang, stok itu aman dan dikirim setiap hari. Untuk penyalurannya saat ini sudah over. Bahkan pekan lalu sudah kami tambah fakultatif tabungnya," kata Satria Jumat (12/8/2022) hari ini.
Dari 9 agen yang melayani di Balikpapan, saat ini sudah ditambah pasokan bulan ini, dimana setiap pangkalan mendapatkan sekitar 560 sampai dengan 1120 tabung. "Penyaluran elpiji tiga kilogram sudah over kuota dari yang ditetapkan oleh regulator," imbuhnya.
Untuk pangkalan yang memainkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menimbun bahkan menjual ke pengecer dengan jumlah banyak akan diberi sanksi oleh Pertamina. “Kalau ada bukti, Pertamina tidak segan menindak pangkalan yang tidak mengindahkan peraturan dari Pertamina berupa skorsing hingga pemutusan hubungan usaha," ujar Satria lagi
Untuk diketahui juga, mengenai total pangkalan yang beroperasi di balikpapan seluruhnya berjumlah 684 pangkalan. Dan sepanjang tahun ini ada 60 pangkalan yang pihaknya kena sanksi sepanjang tahun ini. "Untuk sanksi pemutusan kerjasama usaha ada sekitar 20 an yang kami berikan sanksi tersebut," paparnya.
Sementara untuk pengawasan di pengecer terkait HET diakuinya bukan merupakan ranah dari Pertamina. "Kalau pengawasan kami itu ranahnya lebih kepada ke pangkalannya. Makanya kami bisa menindak pangkalan yang bekerjasama dengan Pertamina," sebut Satria.
Masyarakat diimbau untuk bijak dalam menggunakan gas elpiji tiga kilogram, tidak menimbun dan meniagakan kembali dengan tujuan mencari keuntungan pribadi. "Karena gas elpiji itu adalah barang subsidi yang dibiayai pemerintah," tutup Satria.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nur