"Harga jor-joran, bisa sampai Rp8 juta. Biasanya Rp3,5 juta itu sudah besar. Sekarang hanya bisa yang paling kecil," kata Erik.
Menurut Erik, baiknya harga kambing dikarenakan adanya kewajiban karantina hewan ternak.
"Karantinanya kan lumayan mahal, lagian stok kambingnya itu sedikit sekali. Karena yang dari Pulau Jawa gak bisa masuk sini," imbuhnya.
Namun, kata Erik, meski harga hewan ternak mengalami kenaikan, data beli masyarakat lebih baik dari awal-awal pandemi.
Hal yang sama diungkapkan Syahrul Jamal, pedagang yang berjualan di Siradj Salman. Menurutnya kenaikan ini diakibatkan berkurangan pasokan imbas pembatasan.
Syahrul juga mengakui bahwa terjadi kenaikan harga kambing. Untuk kambing jantan dijual antara Rp4-9 juta.
"Biasanya kambing itu stok 300 ekor dan itu habis paling sisa 50 ekor, ya buat dijual hari-hari saja. Sekarang kita hanya dapat kambing 150 ekor dan untungnya sudah habis, sudah dibooking semua sama orang. Semua hewan di sini sudah terverifikasi dan sehat," pungkasnya.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Supiansyah