Menurut Amalia, superhub ekonomi akan diwujudkan melalui enam klaster ekonomi dan dua klaster pendukung yang dibangun melalui kerja sama antar daerah mitra.
Tidak hanya di Pulau Kalimantan, tetapi juga daerah-daerah lain di Indonesia. Selain itu, superhub ekonomi akan mentransformasi ekonomi di Kalimantan Timur yang saat ini lebih banyak mengandalkan batu bara dan minyak sawit.
“Ke depan kami harus wujudkan Kalimantan Timur masa depan di mana perekonomiannya memiliki nilai tambah dan ekonomi berbasis produktivitas,” kata Amalia dalam peringatan 10 Year Global Movement Indonesia Diaspora dengan tema FutureIndonesia yang dilaksanakan secara daring dan luring dari Studio 8 SCTV dan Titik Nol IKN Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Rabu (6/7/2022) hari ini.
Hal senada juga disampaikan Presiden Indonesia Diaspora Network (IDN) Global Kartini Sarsilaningsih mengharapkan IKN menjadi simbol kemajuan peradaban bangsa Indonesia.
IDN Global akan ikut menggaungkan ke mancanegara karena diaspora Indonesia yang tersebar di luar negeri dapat menjadi elemen strategis untuk mendukung investasi di IKN.
Kartini juga menyampaikan harapannya perihal Rumah Diaspora di IKN, untuk mewadahi diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk menampilkan prestasi, menggali potensi kolaborasi, menyalurkan aspirasi, memperluas jaringan, dan menjaga silaturahmi antara diaspora dan pemangku kepentingan di IKN.
IDN Global berencana mengimplementasikan program digitalisasi desa dan donasi buku dari seluruh dunia melalui program Buku, Jendela Dunia.
“Kami sudah memiliki kelompok kerja diaspora bangun desa. Sistemnya dibuat diaspora
di Australia, namanya openSID sudah dipakai 5000 desa dan di-support komunitas sehingga sistem itu terus berkembang,” pungkas Kartini.
Penulis: Laeko
Editor: Supiansyah