Setidaknya ada 3 menu andalan terdiri dari 1 menu makanan dan 2 minuman yang sangat direkomendasikan untuk dicoba demi memanjakan lidah. Ya, menu andalan utama yang dipromosikan pada bulan ini ada tuna bakar dabu-dabu serta minuman segar jus tape dan Borneo tea yang punya cita rasa tinggi.
Publik Relations Swiss Belhotel Borneo Samarinda Anggita mengatakan, untuk menu tuna bakar dabu-dabu merupakan racikan spesial dari para chef di dapur hotel. Menu ini menyajikan fillet ikan tuna yang dibakar dan dilumuri bumbu rahasia sehingga menjadikan menu ini bisa membuat sensasi segar di dalam mulut penikmatnya. Apalagi, menu ini juga dilengkapi dengan sambal matah yang mampu menggugah selera.
“Tuna bakar dabu-dabu ini menjadi menu favorite di Swiss Belhotel Samarinda. Respon dari tamu kami yang sudah mencicipi menu ini juga positif, mereka mengakui tuna bakar dabu-dabu rasanya lebih nikmat,” ungkap Anggita.
Untuk jus tape juga tak kalah ajib. Minuman dari perpaduan fermentasi singkong yang asam dengan wangi dan rasa yang khas dipadukan bersama susu yang manis membuat minuman ini terasa seimbang dan menghadirkan kesegaran yang selalu dinantikan.
Nah, untuk menu minuman berikut ini mungkin bisa dikasih dua jempol. Namanya Borneo tea. Perpaduan antara markisa dan kayu bajakah membuat rasa dari minuman ini berbeda dari minuman pada umumnya.

“Borneo tea ini termasuk minuman hangat, jadi selain ada rasa nikmat tapi juga ada khasiat di dalamnya karena diramu dengan kayu bajakah. Penikmatnya di hotel kami cukup banyak, keunggulannya yaitu tadi, sensasi rasanya beda,” jelas Anggita yang baru sebulan belakangan ini bergabung di Swiss Belhotel Borneo Samarinda.
Ketiga menu tersebut ditawarkan dengan harga promo selama Juli ini. Untuk tuna bakar dabu-dabu dibandrol dengan harga Rp47 ribu, serta jus tape dan Borneo tea masing-masing Rp35 ribu.
“Selama Juli ini kami tawarkan dengan harga promosi dulu, kalau respon penjualannya bagus, maka akan menjadi menu tetap hotel selama setahun, dan nanti harga yang ditawarkan juga beda dengan masa promosi,” ujar Anggita lagi.
Penulis/Editor: Maruly Zainuddin