Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim, Yadi Robyan Noor mengakui hal tersebut. Ia menyebutkan seiring dengan perbaikan ekonomi di kalangan masyarakat, terjadi pula peningkatan daya beli.
“Jadi efeknya memang ada kenaikan pada beberapa produk,” terang pria yang akrab disapa Roby ini.
Selain itu dijelaskannya, kondisi iklim yang mulai memasuki musim penghujan juga menyebabkan terganggunya suplai sejumlah komoditas kebutuhan pokok. Jalur distribusi diperkirakan terkendala akibat curah hujan yang cukup tinggi di beberapa daerah, terkhusus daerah sentra produksi.
Kondisi tersebut menurutnya jelas menyulitkan. Karena pemenuhan barang-barang kebutuhan pokok di Kaltim sebagian besar masih bergantung pada produk-produk yang dikirim dari luar daerah Kaltim, seperti Pulau Sulawesi dan Pulau Jawa.
“Tapi hal itu harus segera diatasi. Karena Lebaran Iduladha kan sebentar lagi, kurang dari sebulan. Pasti ada peningkatan permintaan masyarakat juga,” tambahnya.
Penulis: */Permata S Rahayu
Editor: Supiansyah