Dilansir dari CNN Indonesia, Sekretaris Gaikindo Kukuh Kumara menyampaikan, ada beberapa faktor yang bikin penjualan mobil naik pada Maret. Dia menyoroti soal mobilitas masyarakat yang mulai tinggi didorong pelonggaran antisipasi Covid-19 dari pemerintah dan potensi kemampuan masyarakat membeli mobil baru.
"Mobilitas, sebetulnya tabungan masyarakat juga masih banyak. Kalau dilihat dari BI duit mereka ada, BI juga masih punya uang, leasing juga ada duitnya," kata dia saat dihubungi Kamis (7/4).
Selain itu pameran Jakarta Autoweek (JAW) yang digelar 12-20 Maret juga disebut punya andil mengumpulkan pundi-pundi penjualan mobil baru. Pada pameran itu diklaim 5.919 unit terjual dengan nilai transaksi Rp2,3 triliun.
"JAW membantu, desainnya kan memang begitu, memang sengaja buat jualan. Enggak neko-neko yang penting jualan," kata dia.
Gaikindo memperkirakan pada April penjualan mobil baru akan selevel Maret. Hal ini diprediksi didorong kebutuhan mobil baru untuk mudik dan Lebaran.
Meski demikian Kukuh mengingatkan efektivitas hari kerja dealer pada April sedikit terpotong karena libur Lebaran yang berpotensi melambatkan penjualan mobil baru.
Sumber: CNN Indonesia