"Yaitu 1.302 Metrik Ton untuk wilayah Kalimantan," kata Freddy Anwar, Senin sore (20/12/2021) kemarin.
Penambahan penyaluran LPG 3 kg telah dilakukan sejak minggu ke-2 bulan Desember dengan penambahan fakultatif untuk wilayah Kalimantan sebanyak 1.769 Metrik Ton (589.800 Tabung). Penyaluran ini telah disalurkan ke 282 agen yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.
"Untuk wilayah Kalimantan Timur, penambahan fakultatif sebanyak 414 Metrik Ton (137.960 Tabung)," urainya.
Selain penambahan penyaluran, Pertamina juga menyiapkan Agen dan Pangkalan siaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan LPG. Sebanyak 309 Agen LPG dan 951 Outlet/Pangkalan disiagakan diseluruh wilayah Kalimantan.
"Dukungan dari instansi dan aparat pemerintah diperlukan untuk memperlancar distribusi BBM dan LPG," ujarnya.
Pertamina berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait langkah pengamanan terhadap pelaksanaan pendistribusian BBM terutama pada titik yang dapat mengakibatkan kemacetan. Tidak hanya kepolisian, koordinasi juga dilakukan DLLJAR dan Badan Geologi.
"Untuk antisipasi kendala daerah rawan macet dan longsor, perbaikan jalan, area keluar/masuk lokasi Fuel Terminal, serta bank persepsi untuk memperlancar proses keuangan khusunya di saat hari libur," jelasnya.
Dalam memastikan lancarnya distribusi dan pelayanan Pertamina baik BBM, LPG dan avtur, diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Apabila menemukan adanya kendala dan hambatan distribusi yang terjadi di lapangan, dapat disampaikan melalui contact Pertamina yaitu 135 atau melalui email ke [email protected] dan telepon ke contact center Satgas MOR VI (0542) 7524567/4313.
Penulis: Hendra
Editor : Bambang Irawan