"Posko ini kan setiap tahun kita adakan, ini bukan suatu yang baru sebetulnya. Namun fasilitas itu harus kita tingkatkan, tetapi fasilitas yang kemarin sudah memenuhi syarat, cuma lebih lagi kita jaga lebih baik untuk kenyamanan dan keamanan penumpang," kata General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Rika Danakusuma kepada Korankaltim.com siang tadi usai kegiatan.
Posko dimaksud berfungsi untuk melaksanakan kegiatan monitoring, pelaporan dan pengendalian operasional di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. "Selama 19 hari ke depan," ucapnya.
Terkait dengan puncak arus mudik Nataru, diprediksi akan terjadi pada tanggal 23 Desember 2021 dengan perkiraan jumlah penumpang berangkat sebanyak 7.010 orang.
"Sedangkan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 2 januari 2022 dengan perkiraan jumlah penumpang datang sebanyak 5.458 orang," sebutnya.
Pada arus mudik Nataru tahun 2020/2021 yang lalu, tercatat sebanyak 2.056 pergerakan pesawat dan 175.776 pergerakan penumpang, baik yang datang maupun berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
Saat ini, untuk Nataru tahun 2021/2022, pertumbuhan pergerakan pesawat adalah negatif, yaitu turun sebesar minus 4 persen atau sejumlah 1.971 pergerakan pesawat. sedangkan untuk pergerakan penumpang, tumbuh sekitar 7 persen atau sejumlah 187.809 orang, baik yang datang maupun berangkat.
"Peningkatan yang sudah diuraikan ini, merupakan prakiraan perhitungan, namun semoga hal ini dapat terwujud dan tepat sasaran," jelas Rika.
Pihaknya juga memastikan, meskipun ditengah dampak pandemi covid-19, bahwa seluruh fasilitas dan kegiatan operasional di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, dioptimalkan sebaik mungkin untuk kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa, agar dapat terbang aman dan sehat.
Hadir pada kegiatan ini Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan, General Manager Airnav (LPPNPI), Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, Komandan TNI AU Dhomber Balikpapan, Komandan Rayon Militer 0905-03 Balikpapan, Kepala Polisi Sektor Wilayah Bandara Sepinggan dan Station Manager Airlines.
Penulis: Muhammad Rizieq
Editor: Aspian Nur