Bantuan juga datang dari PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan yang merupakan bantuan gelombang kedua.
Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin mengatakan, bantuan itu telah diserahterimakan di posko bencana pada Kamis (16/12/2021) kemarin.
"Peristiwa kebakaran merupakan musibah yang tidak diinginkan oleh siapapun, tapi ketika peristiwa tersebut terjadi, kita harus menunjukkan kebersamaan dalam bentuk kepedulian dalam menolong sesama. Karena itu Pertamina juga segera turun untuk menyalurkan bantuan," kata Chandra kepada Korankaltim.com Jumat (17/12/2021) pagi tadi.
Pihak Kelurahan Baru Ilir dan Pemerintah Kecamatan Balikpapan Barat berkoordinasi dengan KPI Unit Balikpapan terkait dengan pembuatan posko sementara untuk masyarakat terdampak. Koordinasi itu dilakukan setelah pemadaman kebakaran yang terjadi pada Rabu 15 Desember dua hari lalu.
"Dari hasil koordinasi, posko akhirnya disepakati terletak di wilayah aset Pertamina yaitu Wisma Karya Patra," jelas Chandra.
Selain itu Pertamina berkoordinasi untuk mendapatkan masukkan terkait bantuan yang diperlukan oleh masyarakat terdampak. Kemudian disalurkan air mineral 100 dus, mie instan 5 dus, popok bayi 10 pack, kopi 5 renteng serta susu kotak 5 dus.
"Bantuan ini diberikan sebagai tahap awal melihat kebutuhan masyararakat terdampak," jelasnya.
Selanjutnya KPI Unit Balikpapan menyalurkan bantuan gelombang 2 berupa beras 150 kg, tepung terigu 10 kg, gula pasir 10 kg, minyak goreng 24 liter, mie instan 10 dus, sabun mandi 48 botol, handsanitizer 5 botol, pasta gigi 36 unit, dan tisu basah 20 unit.
Kemudian makanan ringan 10 dus, tisu kering besar 5 unit, pembalut wanita 10 pack, teh 50 buah, telur 10 rak, susu kotak 5 dus, sikat gigi 60 buah, shampo 20 renteng, sabun cuci piring 6 buah, saos 5 botol, kecap 5 botol serta minyak kayu putih 28 buah.
"Bantuan-bantuan yang diberikan ini kami harap dapat membantu keseharian kehidupan masyarakat, karena memang peristiwa kebakaran kali ini memberikan dampak yang cukup besar. Semoga masyarakat yang terdampak dapat segera pulih dan kita juga berharap kejadian ini tidak terjadi lagi dimasa-masa depan," kata Chandra.
Sebelumnya, Lurah Baru Ilir Munir Achmad menyampaikan terima kasih atas koordinasi dan bantuan yang diberikan oleh Pertamina. "Pertamina menjadi instansi pertama yang datang ke lokasi kebakaran untuk memberikan bantuan," ujarnya.
Seperti diketahui, kebakaran besar terjadi di RT 44, RT 45 dan RT 47 Kelurahan Baru Ilir pada Rabu (15/12/2021) lalu, sekira pukul 12.15 WITA. Api menghanguskan puluhan rumah dan membuat ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal.
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur