"Market MVP Low paling tinggi. Nomor satu di Kalimantan," kata Nidzo Muddin usai test drive sekali putaran (skalput) bersama awak media Rabu (15/12/2021) sore kemarin.
Market share khusus untuk seluruh varian Xenia di Kalimantan telah menyentuh 28 persen pada tahun ini sedangkan di Balikpapan sebesar 22 persen atau naik 5 persen bila dibandingkan angka penjualan pada tahun 2020 lalu. "Harapan kami bisa menambah lagi porsi yang 28 persen itu," ujarnya.
Nidzo mengklaim permintaan atas Xenia tetap tinggi kendati perekonomian sempat melesu akibat pandemi Covid-19. Bahkan produk baru kali ini diyakini mampu mendongkrak penjualan.
"Tapi kita berinovasi terlebih dahulu sesuai keinginan kustomer yang menginginkan adanya perubahan," papar Nidzo.
Kendaraan teranyar Astra Daihatsu ini telah mengaspal di jalanan Balikpapan dan Penajam Paser Utara sebanyak 54 unit. Dilepas dengan harga Rp199 juta hingga Rp254 juta on the road.
"Rerata yang beli hampir 90 persen (melakukan) test drive," ungkapnya.
Jurnalis di Balikpapan termasuk wartawan Korankaltim.com berkesempatan merasakan All New Xenia, baik manual maupun matik, yang dilengkapi berbagai fitur tercanggih. Terlihat tampilan eksterior hingga interior berubah total.
Kendaraan ini juga mengandalkan Front Wheel Drive (FWD) atau penggerak roda depan. Tetap lincah bermanuver maupun menanjak saat dilakukan test driver mengelilingi kawasan Lapangan Merdeka hingga Gunung Dubbs.
Ada juga fitur ASA yang bertujuan menekan atau mengurangi potensi kecelakaan. Laju kendaraan berkurang bahkan berhenti ketika ada halangan.
"Bagi pemula matik yang tidak terbiasa antara gas dan rem, maka kendaraan ini tidak akan melaju saat ada rintangan misal median atau tembok di depan," imbuh Area Service Coordinator Kalimantan dan Workshop Head Balikpapan Muhammad Aufa.
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur