"Cukup stabil semua tapi dua barang yang memang mengalami kenaikan, pertama itu minyak goreng dan cabai. Khusus untuk cabai factor penyebabnya kenapa naik karena pedagang membelinya juga sudah tinggi dari cabai-cabai yang didatangkan dari pulau Jawa, juga Sulawesi serta Palu dan sekitarnya," ujar Tajudin kepada Korankaltim.com, Selasa (14/12/2021) hari ini.
Pantauan langsung Korankaltim di pasar tradisional, harga cabai dari yang awalnya normal berkisar Rp30 ribuan kini perkilonya menjadi Rp98 hingga Rp100 ribu lebih. Sedangkan minyak goreng dari yang awalnya berkisar Rp8 ribu dan Rp10 ribu kini menjadi Rp20 ribuan lebih perliternya.
Harga cabai terus naik karena kebutuhan dalam daerah yang sudah tidak mencukupi dan dampak cuaca buruk yang terjadi di Indonesia khususnya kawasan produsen utama cabai di kawasan pulau Jawa.
Sedangkan minyak goreng mengalami kenaikan karena pengaruh kejadian perekonomian dunia terkait perminyakan yakni harga CPO yang juga mengalami kenaikan.
"Harga CPO naik karena saat ini sedang terjadinya krisis energi, seperti yang saat ini untuk konsumsi alternatif solar itu orang banyak ke bio solar, tapi teknis mereka (perminyakan) yang lebih paham itu," paparnya.
Jika dikaitkan dengan Kutai Kartanegara sebagai daerah yang memiliki banyak perkebunan sawit, Tajudin menegaskan hal itu tidak berpengaruh pada kenaikan harga minyak goreng karena produksi hasil perkebunan sawit Kukar diperuntukkan bagi nasional.
"Tapi yang punya kan orang Jakarta, mereka jual ke luar negeri lebih tinggi. Yang pasti selama masih tersedia dua komoditas ini diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir. Memang ini akan sangat dirasakan kawan-kawan pelaku usaha penjual gorengan namun bagi rumah tangga biasa tidak berpengaruh. Yang penting ketersediaannya ada karena kenaikan ini sudah terjadi sejak November tadi," papar Tajudin.
Sementara seorang penjual sayur dan kebutuhan pokok lainnya yang ada di Pasar Mangkurawang, Endang Mulatsih menyebutkan, cuma kedua barang itu yang naik, yakni cabai dan minyak goreng, untuk barang lainnya tetap sama bahkan ada yang harganya turun yakni bawang merah.
"Iya cabai yang terus naik harganya, kalau normal itu Rp30 ribu perkilo-nya terus naik Rp80 ribu hingga Rp98 bahkan sekarang menjadi Rp100 ribu, minyak goreng juga naik. Untuk bawang merah justru anjlok jadi Rp15 ribu dari sebelumnya sekitar Rp20 ribuan, sedangkan bawang putih tetap saja harganya," kata Endang.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur