“Masih pandemi, jadi tetap menjaga protokol kesehatan atau prokes. Kami juga bersama stakeholder lainnya. melakukan koordinasi terkait masalah keamanan, kemudian tentu saja di bandara diberikan servis yang hampir sama. Kami tidak boleh menurunkan servis, pelayanan harus tetap dijaga, termasuk di sisi kenyamanan dan keamanan,” kata Rika.
Pembentukan Posko Nataru juga dilakukan dimana akan diisi instansi dari TNI, Polri, Otoritas Bandara, SAR dan stakeholder lainnya.
“Pembentukan posko ada kepolisian, BMKG kemudian otoritas bandara dan semua terlibat ada di situ,” sebutnya. Terkait dengan penerbangan lanjut Rika, memang ada pengajuan ekstra flight dari maskapai penerbangan.
“ Pengajuan ekstra flight sudah ada. Tapi ekstra flight disesuaikan dengan operasional. Kemarin ada lima pesawat,”jelasnya.
Menyinggung tentang rute tujuan yang mengalami peningatan penerbangan diantara tujuan Balikpapan ke Jakarta, Surabaya dan Makassar.
Tercatat jumlah traffic penumpang mencapai 10 ribu orang per hari. Terhitung dari pergerakan penumpang. ”Sebelumnya per hari traffic penumpang bisa mencapai 9 ribu per hari. Sekarang 10 ribu per hari. Itu pergerakan penumpang jika dilihat pediksinya sekira 5 ribu kedatangan dan 5 ribu keberangkatan,” jelas Rika.
Untuk puncak perayaan Nataru diprediksi satu minggu sebelum hari H terjadi kenaikan.
Penulis: */Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur