“Untuk lidi nipah itu dari mulai pengrajin yang menjadikannya nilai ekonomi, ada yang dijual dalam bentuk lidi ada juga yang dijual dalam bentuk hasil olahan seperti sapu, ketupat, piring dan lainnya. Nah yang dijual dalam bentuk lidi yang bahan dasarnya dari pohon nipah itu pasarnya sudah menembus ekspor, itu di Kelurahan Muara Kembang,” katanya.
Tentunya hal ini sangat inspiratif, mengingat masyarakat di kawasan pesisir menggantungkan hidupnya dengan berprofesi sebagai nelayan, namun nyatanya ada potensi kehutanan yakni pohon nipah.
Terpisah, Lurah Muara Kembang Muhammad Ramli mengungkapkan, pasar ekspor yang sudah ditembus melalui produksi lidi nipah sudah berlangsung sejak 2017 hingga sekarang. Hal ini membuktikan peningkatan ekonomi dan keberlangsungannya sangat diperhatikan Pemkab Kukar.
“Pada September tahun 2017 kita mengekspor 25 ton dengan tujuan ke Pakistan, saat itu harganya Rp2.500 per Kg, Desember 2019 kita mengekspor 25 ton tujuan India harganya Rp6.000 per Kg dan yang terakhir meskipun saat ini masih pandemi, kita mampu mengekspor lidi nipah pada Maret 2021 sebanyak 11 ton tujuan India, harganya Rp 6.500 per Kg,” ungkapnya.
Camat Muara Jawa, Syafruddin kembali menyebutkan, adapun pembangunan akses jalan yang dibangun dan menjadi kebanggaan serta dambaan selama ini ialah jembatan Idaman yang menghubungkan Kelurahan Teluk Dalam dengan Kelurahan Muara Jawa Ulu. Jembatan ini diresmikan oleh Bupati Edi Damansyah pada 16 Maret 2021.
“Kita sebut Jembatan Idaman karena masyarakat yang berkeinginan memberikan nama ini. Posisinya memang masih di Muara Jawa Ulu tapi yang sangat mendambakan itu Kelurahan Teluk Dalam karena terhubung, sehingga dari delapan kelurahan di Kecamatan Muara Jawa artinya sebelum ada jembatan itu, Kelurahan Teluk Dalam itu statusnya masih daerah terisolir,” jelasnya.
Keinginan warga Teluk Dalam selama 32 tahun untuk memiliki jembatan akhirnya terwujud. “Makanya masyarakat menginginkan namanya itu jembatan Idaman, jembatan yang cukup lama didambakan,” pungkas Syafruddin. (Hei)
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Kamis tanggal 15 Juli 2021