“Tujuan dari dibukanya warung tersebut agar para penerima juga mendapatkan sebuah ilmu keterampilan dalam berbisnis dan dapat mengentaskan kemiskinan. Nanti kalau sudah buka warung pasti di sekitarnya juga bakal berbelanja di situ, hasil keuntungan diharap dapat berkembang,” kata Mundir.
E-warung Kube merupakan bentuk sinergitas dengan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan tujuan mengentaskan kemiskinan. Seperti warung pada umumnya, e-warung Kube juga menyediakan bahan pangan pokok, hanya bedanya warung itu mendapatkan subsidi.
Dengan perhitungan jika dalam satu warung memiliki pengelola 10 orang maka dari e-warung Kube yang ada di Samarinda sebanyak 25 dapat ditotalkan sebanyak 250 orang telah terbantu dari hadirnya program tersebut.
Selama berjalannya program tersebut, perkembangan yang sangat signifikan terlihat. “Sudah 3 tahun dan sudah bagus keuntungannya,” kata Mundir lagi. “Sudah ada yang sampai Rp 60 juta pendapatannya dari jualan, tapi mereka masih bagi ke pengelola warung, sehingga belum bisa mandiri,” imbuhnya. (*)
Penulis: */Claudius Vico
Editor: Aspian Nur
* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 6 November 2020