"Bagus sudah ini, ayo aja saya secara prinsip setuju sekali apalagi ini untuk pengembangan dan pembinaan para Industri Kecil di kota Samarinda, bagaimana ini tinggal Bappeda aja" kata Syaharie Jaang dalam rilis Disperin Samarinda, diterima Korankaltim.com Rabu (28/10/2020).
Selanjutnya Walikota juga mengusulkan kembali satu lokasi baru untuk segera di survey karena menurutnya cukup bagus dan ideal untuk SIK Usaha Kapal Kayu selain yang telah direncanakan,
"Kalau untuk SIK Usaha Olahan Kayu saya sependapat saja dengan perencanaan yang dibuat ini di kelurahan Tani Aman memang tanah pemkot juga sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik, tapi untuk SIK Usaha Kapal Kayu saya usulkan lokasi baru selain yang ada ini di kelurahan Harapan Baru" lanjutnya.
Secara umum Wali Kota berharap rencana ini bisa segera dilanjutkan ke tahap selanjutnya untuk bisa dimasukan di penganggaran tahun depan.
"Lanjutkan aja ini segera proses tahapan berikutnya menjadi DED, nanti anggaran bisa kita koordinasikan bisa melalui APBD Kota, Bankeu Provinsi atau DAK pusat" serunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindusrian Kota Samarinda Muhammad Faisal mengatakan bahwa kegiatan perencanaan ini sudah dimulai sejak tahun 2019 yang lalu dengan membuat kajian mengenai usaha kapal kayu dan usaha olahan kayu ini,
"Setelah kami mendapat data-data pendukung yang akurat dan kelayakannya kemudian awal tahun ini kami bertemu dengan para pengrajinnya melakukan FGD, setelah itu dibuatkan lah masterplan dan perencanaan teknis yang kami presentasikan hari ini" ujar mantan Kadispar ini.[]
Editor : Rusdi