Dari 400 peserta yang mendaftar secara daring, hanya terpilih 25 peserta pelatihan.
"Kegiatan ini bermanfaat bagi yang ingin berusaha maupun yang sudah berusaha. Kami akan ajarkan pembuatan nugget ini dari tahap dasarnya" ucap Faisal.
Selain diajari proses pembuatannya, para peserta kata Faisal juga diajari bagaimana membentuk branding, yang akan berguna untuk pemasaran produk nantinya. "Nanti siang akan belajar beanding bekerjasama dengan Unmul (Universitas Mulawarman)" sambungnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Samarinda
Puji Setyowati yang ikut hadir, mengatakan, pelaku usaha juga harus memahami manajemen yang baik guna meningkatkan omzet penjualan produk dari usahanya. Dengan manajemen yang baik usaha pun akan berkembang dengan seiring berjalannya usaha tersebut. Pemanfaatan teknologi digital juga salah satu upaya pemasaran produk di kala pandemi.
"Kegiatan ini diharapkan memberi ganda, yang mana nantinya terjadi peningkatan penjualan bahan baku pembuatan nugget, terutama ikan dan udang. Serta penurunan angka pengangguran," ungkap Puji.[]
Penulis: Rizky Irawan
Editor : Rusdi