Kondisi ini membuat Pertamina RU V dan MOR VI terpanggil memberikan donasi berupa 250 unit ponsel baru berbasis android dan 4 notebook serta 3 telepon seluler layak pakai kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan.
"Bantuan itu untuk disalurkan kepada siswa SD dan SMP dari keluarga tidak mampu agar tetap dapat belajar di masa pandemi," kata Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Roberth Marchelino Verieza, Jumat (14/8/2020).
Penyerahan bantuan juga dilakukan perwakilan pekerja RU V dan MOR VI, Serikat Pekerja serta penghuni Apartemen Amarilis. Total nilai bantuan yang terkumpul senilai lebih dari Rp200 juta.
"Kami paham sulitnya mendapatkan pembelajaran secara tatap muka. Disdikbud telah menginisiasi hal baik, terkumpul dana lebih dari Rp200 juta dan beberapa laptop dan handphone layak pakai," lanjutnya.
Roberth menjelaskan, kepedulian Pertamina tidak hanya dilakukan oleh perusahaan. Namun terus didorong untuk dilakukan oleh para pekerja.
"Ternyata respon yang diberikan para pekerja dan keluarganya cukup besar. Semua pihak berupaya untuk ikut berpartisipasi," ungkapnya.
Diharapkan target 1.200 siswa yang akan diberikan donasi dapat tercapai dan bermanfaat bagi peserta didik di jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. "Sehingga dapat mengakses pembelajaran daring secara daring," imbuhnya.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Muhaimin menambahkan, bantuan dari Pertamina membuat donasi yang terkumpul telah lebih dari 50 persen.
"Kami akan bagi sesuai dengan data yang ada untuk masing-masing wilayah di Balikpapan. Insyaalah pada 17 Agustus nanti," pungkasnya.
Penulis: Hendra
Editor: M.Huldi