“Kemarin itu lebaran yang spesial, karena ada pandemi. Target kita sedikit meleset, karena biasanya menjelang lebaran itu justru jasa pengiriman ini banyak mendapatkan konsumen, tapi lebaran tahun ini memang beda, spesial,” jelasnya setengah bercanda pada korankaltim.com Senin (8/6/2020).
Dia mengatakan, secara global, untuk jasa pengiriman barang terus bertumbuh setiap tahun. Bahkan, sejak 2000 lalu hinga saat ini pertumbuhannya mencapai diangka 30 persen. Hal ini juga seiring dengan tumbuhnya usaha jual beli online atau e-commers dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). “Prospek jasa pengiriman ini terus bertumbuh, artinya selama jasa pengiriman barang ini belum dapat tergantikan dengan teknologi, ya saya yakin akan tetap ada,” jelas Nandry yang baru diangkat sebagai Kepala Cabang Utama JNE Samarinda pada 2019 lalu.
Intinya jelas Nandry, untuk bisa bertahan, pihak perusahaan harus bisa melakukan inovasi ditengah banyaknya kompetitor sejenis di Samarinda. Dengan dukungan ratusan karyawan professional yang bernaung di bawah Kantor Cabang Utama JNE Samarinda, dirinya yakin, JNE akan tetap menjadi pilihan konsumen dalam bisnis jasa pengiriman barang.
Saat ini, Kantor Cabang Utama JNE Samarinda yang statusnya merupakan cabang mitra dari JNE pusat di Jakarta ini membawahi empat kantor perwakilan yakni Kantor Perwakilan JNE di Jl Hasan Basri, JNE di Jl Slamet Riyadi, JNE di Jl Pulau Kalimantan serta JNE di Melak (Kutai Barat).
“Selebihnya di Samarinda dan beberapa kabupaten/kota di Kaltim ini ada agen-agen yang jumlahnya cukup banyak. Intinya, Kalau bisnis jasa pengiriman barang ini untuk bisa terus bertahan harus memiliki data yang kuat, bisa meramalkan apa yang akan terjadi ke depan. Misalnya pada bulan puasa yang biasa grafiknya meningkat, maka harus siap kurir dan armadanya,” tutur alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini.
DItanya mengenai paket pelayanan yang ditawarkan, dia mengklaim JNE yang paling lengkap. Karena selain sarat pengalaman, karena sudah dirintis sejak 2010 lalu, JNE juga memiliki sejumlah paket yang bisa dipilih. Misalnya untuk paket pengiriman lewat udara, ada paket premium seperti Yakin Esok Sampai (YES), serta Spesial Servive (SS). Selain itu ada paket regular yakni Ongkos Kirim Ekonomi (OKE). Sedangkan untuk paket darat, ada paket JNE Tracking (JTR).
Penulis: Maruli
Editor: Desman Minang
“Kemarin itu lebaran yang spesial, karena ada pandemi. Target kita sedikit meleset, karena biasanya menjelang lebaran itu justru jasa pengiriman ini banyak mendapatkan konsumen, tapi lebaran tahun ini memang beda, spesial,” jelasnya setengah bercanda pada korankaltim.com Senin (8/6/2020).
Dia mengatakan, secara global, untuk jasa pengiriman barang terus bertumbuh setiap tahun. Bahkan, sejak 2000 lalu hinga saat ini pertumbuhannya mencapai diangka 30 persen. Hal ini juga seiring dengan tumbuhnya usaha jual beli online atau e-commers dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). “Prospek jasa pengiriman ini terus bertumbuh, artinya selama jasa pengiriman barang ini belum dapat tergantikan dengan teknologi, ya saya yakin akan tetap ada,” jelas Nandry yang baru diangkat sebagai Kepala Cabang Utama JNE Samarinda pada 2019 lalu.
Intinya jelas Nandry, untuk bisa bertahan, pihak perusahaan harus bisa melakukan inovasi ditengah banyaknya kompetitor sejenis di Samarinda. Dengan dukungan ratusan karyawan professional yang bernaung di bawah Kantor Cabang Utama JNE Samarinda, dirinya yakin, JNE akan tetap menjadi pilihan konsumen dalam bisnis jasa pengiriman barang.
Saat ini, Kantor Cabang Utama JNE Samarinda yang statusnya merupakan cabang mitra dari JNE pusat di Jakarta ini membawahi empat kantor perwakilan yakni Kantor Perwakilan JNE di Jl Hasan Basri, JNE di Jl Slamet Riyadi, JNE di Jl Pulau Kalimantan serta JNE di Melak (Kutai Barat).
“Selebihnya di Samarinda dan beberapa kabupaten/kota di Kaltim ini ada agen-agen yang jumlahnya cukup banyak. Intinya, Kalau bisnis jasa pengiriman barang ini untuk bisa terus bertahan harus memiliki data yang kuat, bisa meramalkan apa yang akan terjadi ke depan. Misalnya pada bulan puasa yang biasa grafiknya meningkat, maka harus siap kurir dan armadanya,” tutur alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini.
DItanya mengenai paket pelayanan yang ditawarkan, dia mengklaim JNE yang paling lengkap. Karena selain sarat pengalaman, karena sudah dirintis sejak 2010 lalu, JNE juga memiliki sejumlah paket yang bisa dipilih. Misalnya untuk paket pengiriman lewat udara, ada paket premium seperti Yakin Esok Sampai (YES), serta Spesial Servive (SS). Selain itu ada paket regular yakni Ongkos Kirim Ekonomi (OKE). Sedangkan untuk paket darat, ada paket JNE Tracking (JTR).
Penulis: Maruli