Senin, 28/09/2026
Senin, 28/09/2026
Pemuatan batu bara ke tongkang di Kaltim. (Istimewa)
Senin, 28/09/2026

Pemuatan batu bara ke tongkang di Kaltim. (Istimewa)
Penulis: Yieli Desvin
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur mencatat ekonomi Kaltim tumbuh 3,35 persen secara year-on-year (yoy) pada triwulan II 2026. Pertumbuhan tersebut meningkat dibandingkan triwulan I 2026 yang tercatat sebesar 2,99 persen.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltim Jajang Hermawan menyampaikan, perbaikan kinerja ekonomi daerah didorong oleh membaiknya sektor pertambangan dan penggalian serta tetap kuatnya aktivitas perdagangan.
“Peningkatan pertumbuhan ekonomi Kaltim didorong utamanya oleh perbaikan kinerja Lapangan Usaha (LU) pertambangan dan penggalian serta tetap kuatnya kinerja LU perdagangan,” ujar Jajang Hermawan dalam rilis resmi pada Senin, (28/9/2026).
Jajang menjelaskan, sektor pertambangan mulai bangkit seiring tingginya produksi komoditas utama di Kaltim. Sementara sektor perdagangan terkatrol oleh tingginya mobilitas warga selama momen liburan.
“Kinerja LU pertambangan dan penggalian kembali tumbuh positif sejalan dengan peningkatan produksi dan membaiknya ekspor batu bara. Sementara itu, LU perdagangan tetap tumbuh kuat seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), serta libur sekolah yang mendorong permintaan barang dan jasa,” paparnya.
Tak hanya dua sektor tersebut, sektor pengolahan dan konstruksi juga konsisten memberikan kontribusi positif. LU Industri Pengolahan tetap tumbuh ditopang oleh peningkatan produksi pengilangan migas, pengolahan kelapa sawit beserta turunannya, dan industri kimia. LU Konstruksi juga terus melaju sejalan dengan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), proyek strategis, dan investasi swasta.
Dari sisi pengeluaran, membaiknya ekspor komoditas utama menjadi penopang paling dominan. Komponen ekspor melompat tumbuh sebesar 6,72 persen, berbalik dari kondisi kontraksi 3,81 persen pada triwulan sebelumnya.
“Sehingga ekspor menjadi sumber pertumbuhan terbesar pada periode laporan,” jelas Jajang.
Ia menyimpulkan, penguatan sektor produksi dan aktivitas domestik menjadi kunci utama pemulihan ekonomi daerah.
“Secara keseluruhan, peningkatan kinerja LU Pertambangan dan tetap kuatnya aktivitas domestik menopang perbaikan pertumbuhan ekonomi Kaltim pada triwulan II 2026,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Senin, 28/09/2026
Pemuatan batu bara ke tongkang di Kaltim. (Istimewa)
TERPOPULER