“Bahkan dengan program perbaikan dan pemeliharaan kilang, kami mampu merekrut tenaga kerja baru,” kata Roberth, Rabu (13/5/2020).
Sehingga program tersebut dapat membantu masyarakat Balikpapan yang kehilangan pekerjaan atau terpaksa dirumahkan karena pandemi Covid-19 yang turut menggerus pertumbuhan ekonomi.
“Ya tentunya bisa membantu karena perbaikan kilang RU V membutuhkan sekitar 700 lebih pekerja dan kami utamakan 600 pekerja dari Balikpapan dan sekitarnya,” jelas Roberth.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor minyak dan gas itu berkomitmen untuk memberdayakan pekerja lokal. “Kecuali tenaga ahli yang memang kami datangkan dari luar Balikpapan,” ucapnya.
Sebelumnya Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi telah meminta Pertamina untuk mengutamakan rekrutmen pekerja lokal dalam proyek pemeliharaan kilang dan RDMP.
“Karena itu satu-satunya harapan peluang kerja. Nanti saya surati Pertamina agar pekerja lokal diberikan kesempatan pertama,” kata Rizal Effendi.
Pasalnya, Pertamina yang lokasi operasi utamanya ada di kota Balikpapan sangat berkepentingan dengan lingkungan dan tenaga kerja. Itulah yang mendorong pemerintah kota agar tenaga kerja lokal diprioritaskan.
“Kalau bisa terima pekerja lokal kan tidak perlu menyediakan perumahan, tidak perlu uang transportasi, karena pekerjanya merupakan warga Balikpapan,” tandasnya.
Penulis: */Hendra
Editor: M. Huldi
“Bahkan dengan program perbaikan dan pemeliharaan kilang, kami mampu merekrut tenaga kerja baru,” kata Roberth, Rabu (13/5/2020).
Sehingga program tersebut dapat membantu masyarakat Balikpapan yang kehilangan pekerjaan atau terpaksa dirumahkan karena pandemi Covid-19 yang turut menggerus pertumbuhan ekonomi.
“Ya tentunya bisa membantu karena perbaikan kilang RU V membutuhkan sekitar 700 lebih pekerja dan kami utamakan 600 pekerja dari Balikpapan dan sekitarnya,” jelas Roberth.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor minyak dan gas itu berkomitmen untuk memberdayakan pekerja lokal. “Kecuali tenaga ahli yang memang kami datangkan dari luar Balikpapan,” ucapnya.
Sebelumnya Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi telah meminta Pertamina untuk mengutamakan rekrutmen pekerja lokal dalam proyek pemeliharaan kilang dan RDMP.
“Karena itu satu-satunya harapan peluang kerja. Nanti saya surati Pertamina agar pekerja lokal diberikan kesempatan pertama,” kata Rizal Effendi.
Pasalnya, Pertamina yang lokasi operasi utamanya ada di kota Balikpapan sangat berkepentingan dengan lingkungan dan tenaga kerja. Itulah yang mendorong pemerintah kota agar tenaga kerja lokal diprioritaskan.
“Kalau bisa terima pekerja lokal kan tidak perlu menyediakan perumahan, tidak perlu uang transportasi, karena pekerjanya merupakan warga Balikpapan,” tandasnya.
Penulis: */Hendra
Editor: M. Huldi