Kelebihan NUjek yang tidak ada pada platform ojol lainnya, seperti layanannya yang mencakup berbagai kebutuhan hidup masyarakat, selain sekedar layanan antar-jemput, antar barang, dan pemesanan makanan. “Justru NUjek ini terlengkap layanannya. Misalnya, kami bekerja sama dengan mitra guru ngaji, tukang cukur rambut, tukang sedot WC, dan lain-lain. Pokoknya menyangkut perihal kebutuhan hidup masyarakat,” paparnya.
Keunggulan lainnya adalah setiap mitra pengusaha dan driver yang bergabung di NUjek tidak dipungut biaya administrasi pendaftaran. Bahkan, apabila driver tersebut sudah melengkapi persyaratan dan dinyatakan telah terdaftar di aplikasi, driver tersebut akan otomatis mendapatkan pulsa Rp 50 ribu. “Kami tidak mengambil pungutan dari mitra pedagang yang bergabung di NUjek. Komisi hanya bersumberkan dari kurir dan driver,” katanya
NUjek saat ini telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Samarinda dan UPTD Pasar yang ada di Samarinda. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada setiap pedagang dan pemilik UMKM Samarinda untuk melebarkan jangkauannya melalui aplikasi NUjek yang memiliki bermacam-macam varian layanan.
Sejauh ini diketahui dari sekian kota dan kabupaten yang ada di Kalimantan Timur, NUjek baru menyediakan layanannya di Samarinda. Asyari menuturkan bahwa lebih dari 100 driver telah terdaftar pada hari pertama perilisannya. “Jumlah tersebut akan terus bertambah karena rekrutmen terhadap driver masih terus dibuka sepanjang driver tersebut telah memenuhi syarat yang sudah kami tetapkan. Beberapa driver bahkan ada yang terdaftar juga di platform ojol lain, tapi karena tertarik dengan keunggulan yang kami tawarkan, mereka jadi mendaftar di NUjek .” tandasnya. (*)
Penulis: */Meiliyana
Editor: Aspian Nur
* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 12 Mei 2020
Kelebihan NUjek yang tidak ada pada platform ojol lainnya, seperti layanannya yang mencakup berbagai kebutuhan hidup masyarakat, selain sekedar layanan antar-jemput, antar barang, dan pemesanan makanan. “Justru NUjek ini terlengkap layanannya. Misalnya, kami bekerja sama dengan mitra guru ngaji, tukang cukur rambut, tukang sedot WC, dan lain-lain. Pokoknya menyangkut perihal kebutuhan hidup masyarakat,” paparnya.
Keunggulan lainnya adalah setiap mitra pengusaha dan driver yang bergabung di NUjek tidak dipungut biaya administrasi pendaftaran. Bahkan, apabila driver tersebut sudah melengkapi persyaratan dan dinyatakan telah terdaftar di aplikasi, driver tersebut akan otomatis mendapatkan pulsa Rp 50 ribu. “Kami tidak mengambil pungutan dari mitra pedagang yang bergabung di NUjek. Komisi hanya bersumberkan dari kurir dan driver,” katanya
NUjek saat ini telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Samarinda dan UPTD Pasar yang ada di Samarinda. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada setiap pedagang dan pemilik UMKM Samarinda untuk melebarkan jangkauannya melalui aplikasi NUjek yang memiliki bermacam-macam varian layanan.
Sejauh ini diketahui dari sekian kota dan kabupaten yang ada di Kalimantan Timur, NUjek baru menyediakan layanannya di Samarinda. Asyari menuturkan bahwa lebih dari 100 driver telah terdaftar pada hari pertama perilisannya. “Jumlah tersebut akan terus bertambah karena rekrutmen terhadap driver masih terus dibuka sepanjang driver tersebut telah memenuhi syarat yang sudah kami tetapkan. Beberapa driver bahkan ada yang terdaftar juga di platform ojol lain, tapi karena tertarik dengan keunggulan yang kami tawarkan, mereka jadi mendaftar di NUjek .” tandasnya. (*)
Penulis: */Meiliyana
Editor: Aspian Nur
* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 12 Mei 2020