Untuk diketahui, PT Pegadaian Persero Area Samarinda juga membawahi 10 Kantor Cabang dan 59 kantor Unit Pembantu Cabang (UPC) yang tersebar di Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Barat (Kubar).
Nilai agunan yang disediakan mulai dari Rp50 ribu hingga Rp500 ribu dengan tempo pengembalian selama 60 hari. Meski tanpa bunga, persyaratan untuk mendapatkan layanan ini cukup mudah. Debitur hanya dikenakan biaya adminsitrasi dengan ketentuan, Rp50 ribu-Rp200 ribu dikenakan Rp2 ribu biaya administrasi, Rp210 ribu-Rp310 ribu dikenakan Rp3 ribu, Rp310 ribu-Rp400 ribu dikenakan Rp4 ribu, dan Rp410 ribu-Rp500 ribu dikenakan Rp5 ribu.
“Syaratnya sangat mudah, yang penting punya e-KTP yang sudah terverifikasi di kantor catatan sipil (Disdukcapil) dan ada barang yang digadai sudah bisa mengajukan pinjaman ini,” jelas Yuga sapaan Frederickus Yuga Prassojo kepada Koran Kaltim, Selasa (28/4) kemarin.
Dia menambahkan, untuk barang yang digadai bisa berupa emas baik logam mulia atau pun perhiasan, barang elektronik seperti televisi dan laptop yang kemudian nilainya nanti akan ditaksir oleh petugas Pegadaian.
Ia mencontohkan, nasabah yang akan mengajukan pinjaman dengan jaminan laptop. Taksiran harga laptop adalah Rp1,2 juta, maka, nasabah tersebut bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp500 ribu, tanpa dikenakan bunga. Nasabah hanya perlu membayarkan Rp5 ribu sebagai biaya administrasi transaksi.
“Intinya kami ingin membantu masyarakat yang terdampak, apalagi sekarang ini banyak masyarakat yang butuh dana menjelang tahun ajaran baru sekolah dan lebaran. Semua sektor sekarang terdampak, dan dari situlah kami berpikir untuk meluncurkan program ini,” jelasnya.
Untuk mensosialisasikan program KCA Prima ini, pihaknya sudah membuat selebaran yang dibagikan kepada agen pegadaian, para pegawai dan karyawan serta Lembaga Permberdayaan Masyarakat (LPM) di desa-desa.
Selain itu, KCA Prima juga memberikan pinjaman yang nilainya di atas Rp500 ribu dan maksimal Rp1 juta dengan bunga nol persen kepada konsumen . Namun syaratnya haruslah konsumen baru yang belum pernah melakukan pinjaman di Pegadaian dan jangka waktu pelunasan 30 hari. “Kalau memang konsumen banyak yang memanfaatkan KCA Prima, maka program ini akan terus berlanjut,” tutur Yuga. (*)
Penulis: */Maruly
Editor: Aspian Nur
Untuk diketahui, PT Pegadaian Persero Area Samarinda juga membawahi 10 Kantor Cabang dan 59 kantor Unit Pembantu Cabang (UPC) yang tersebar di Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Barat (Kubar).
Nilai agunan yang disediakan mulai dari Rp50 ribu hingga Rp500 ribu dengan tempo pengembalian selama 60 hari. Meski tanpa bunga, persyaratan untuk mendapatkan layanan ini cukup mudah. Debitur hanya dikenakan biaya adminsitrasi dengan ketentuan, Rp50 ribu-Rp200 ribu dikenakan Rp2 ribu biaya administrasi, Rp210 ribu-Rp310 ribu dikenakan Rp3 ribu, Rp310 ribu-Rp400 ribu dikenakan Rp4 ribu, dan Rp410 ribu-Rp500 ribu dikenakan Rp5 ribu.
“Syaratnya sangat mudah, yang penting punya e-KTP yang sudah terverifikasi di kantor catatan sipil (Disdukcapil) dan ada barang yang digadai sudah bisa mengajukan pinjaman ini,” jelas Yuga sapaan Frederickus Yuga Prassojo kepada Koran Kaltim, Selasa (28/4) kemarin.
Dia menambahkan, untuk barang yang digadai bisa berupa emas baik logam mulia atau pun perhiasan, barang elektronik seperti televisi dan laptop yang kemudian nilainya nanti akan ditaksir oleh petugas Pegadaian.
Ia mencontohkan, nasabah yang akan mengajukan pinjaman dengan jaminan laptop. Taksiran harga laptop adalah Rp1,2 juta, maka, nasabah tersebut bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp500 ribu, tanpa dikenakan bunga. Nasabah hanya perlu membayarkan Rp5 ribu sebagai biaya administrasi transaksi.
“Intinya kami ingin membantu masyarakat yang terdampak, apalagi sekarang ini banyak masyarakat yang butuh dana menjelang tahun ajaran baru sekolah dan lebaran. Semua sektor sekarang terdampak, dan dari situlah kami berpikir untuk meluncurkan program ini,” jelasnya.
Untuk mensosialisasikan program KCA Prima ini, pihaknya sudah membuat selebaran yang dibagikan kepada agen pegadaian, para pegawai dan karyawan serta Lembaga Permberdayaan Masyarakat (LPM) di desa-desa.
Selain itu, KCA Prima juga memberikan pinjaman yang nilainya di atas Rp500 ribu dan maksimal Rp1 juta dengan bunga nol persen kepada konsumen . Namun syaratnya haruslah konsumen baru yang belum pernah melakukan pinjaman di Pegadaian dan jangka waktu pelunasan 30 hari. “Kalau memang konsumen banyak yang memanfaatkan KCA Prima, maka program ini akan terus berlanjut,” tutur Yuga. (*)
Penulis: */Maruly
Editor: Aspian Nur