Saat ini, setidaknya sudah ada 13 pedagang di Pasar Sungai Dama yang siap melayani pembelian barang kebutuhan dapur secara online, seperti pedagang sembako, penjual sayur, ikan, telur, ayam, daging, udang hingga penjual kelapa parut.
Warga yang tidak ingin keluar rumah dan membutuhkan barang kebutuhan dapur tinggal menghubungi pedagang lewat nomor handphone yang tertera di sejumlah spanduk yang dipasang dibeberapa sudut pasar. Nantinya, para pedagang yang akan langsung mengantar pesanan ke rumah warga.
Dia berharap nantinya pedagang kebutuhan rumah tangga lain seperti penjual perabot dapur juga bisa ikut bergabung untuk memberikan pelayanan penjualan online ini, sehingga pembeli tak perlu lagi berdesakan dan antre di pasar.
“Sekarang ini ‘kan imbauan pemerintah tak boleh ada yang berkumpul seperti keramaian di pasar ini selama kasus virus corona meningkat, makanya dengan adanya penjualan online ini kami berharap bisa membantu program pemerintah dan khususnya masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dapur. Jadi pembeli cukup di rumah saja, dan pedagang yang akan melayani,” tambah Sunarko.
Penjualan secara online ini diyakini akan banyak membantu memberikan kemudahan bagi warga, terlebih saat permintaan kebutuhan rumah tangga menunjukan peningkatan yang biasa terjadi saat memasuki bulan Ramadan dan mendekati Idul Fitri. (*)
Penulis: */Maruli
Editor: Aspian Nur
Saat ini, setidaknya sudah ada 13 pedagang di Pasar Sungai Dama yang siap melayani pembelian barang kebutuhan dapur secara online, seperti pedagang sembako, penjual sayur, ikan, telur, ayam, daging, udang hingga penjual kelapa parut.
Warga yang tidak ingin keluar rumah dan membutuhkan barang kebutuhan dapur tinggal menghubungi pedagang lewat nomor handphone yang tertera di sejumlah spanduk yang dipasang dibeberapa sudut pasar. Nantinya, para pedagang yang akan langsung mengantar pesanan ke rumah warga.
Dia berharap nantinya pedagang kebutuhan rumah tangga lain seperti penjual perabot dapur juga bisa ikut bergabung untuk memberikan pelayanan penjualan online ini, sehingga pembeli tak perlu lagi berdesakan dan antre di pasar.
“Sekarang ini ‘kan imbauan pemerintah tak boleh ada yang berkumpul seperti keramaian di pasar ini selama kasus virus corona meningkat, makanya dengan adanya penjualan online ini kami berharap bisa membantu program pemerintah dan khususnya masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dapur. Jadi pembeli cukup di rumah saja, dan pedagang yang akan melayani,” tambah Sunarko.
Penjualan secara online ini diyakini akan banyak membantu memberikan kemudahan bagi warga, terlebih saat permintaan kebutuhan rumah tangga menunjukan peningkatan yang biasa terjadi saat memasuki bulan Ramadan dan mendekati Idul Fitri. (*)
Penulis: */Maruli
Editor: Aspian Nur