Menurut Annie Savitri SE,PgD. I.A, Dipl. CIDESCO selaku koordinator Spa dan Wellness Indonesia Community, pihaknya telah bekerjasama dengan DPD Asosiasi Spa yang ada di seluruh provinsi di Indonesia, untuk mensosialisasikan petunjuk teknis mencegah Penyebaran Covid-19.
Ketua DPD Asosiasi Spa Kaltim, Hj. Aida Mediana yang juga turut membidani penyusunan petunjuk teknis tersebut, sudah mulai mensosialisasikannya.
Pihaknya memaksimalkan sarana komunikasi elektronik terhadap pelaku usaha spa yang ada di Kaltim, termasuk media cetak, agar para pengguna jasa mendapatkan gambaran tindakan yang harus dilakukan.
“Yaitu seperti biasa yang telah menjadi rutinitas di spa, untuk memastikan keselamatan dan kesehatan, pastikan semua staf spa dan wellness centre memahami dan mengikuti pedoman standar untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan langkah-langkah higiene dan sanitasi sebagai kesehatan dan keselamatan kerja rutin,” katanya.
Spa juga menyediakan alat deteksi temperatur badan dan melakukan pemeriksaan pada setiap pengunjung yang datang. “Pelanggan dengan suhu tubuh tinggi atau dalam kondisi sakit, tidak diperkenankan melakukan perawatan di spa,” ungkapnya.
Sedangkan kepada pelanggan, diminta peran serta dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
Misalnya, memastikan datang ke spa atau tempat kebugaran dalam keadaan sehat. Ketika batuk atau bersin diminta untuk menutup mulut dengan menggunakan tisu atau menawarkan masker mulut kepada pelanggan secepatnya.
Pada saat tiba di SPA dan tempat kebugaran pastikan menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan.
Pelanggan bersedia menerima edukasi singkat terkait aturan perusahaan atas upaya penggulangan pencegahan Pandemic Covid-19 untuk menghindari complain dari pelanggan.
“Kehilangan omzet yang disebabkan membatalkan janji karena kondisi pelanggan tidak sehat adalah salah satu peran serta dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dan perlu medapatkan penghargaan khusus dari industri kita kepada pelanggan tersebut. Tawarkan beberapa fleksibilitas untuk menunjukkan bahwa perusahaan peduli dengan kesehatan pelanggan,” tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi
Menurut Annie Savitri SE,PgD. I.A, Dipl. CIDESCO selaku koordinator Spa dan Wellness Indonesia Community, pihaknya telah bekerjasama dengan DPD Asosiasi Spa yang ada di seluruh provinsi di Indonesia, untuk mensosialisasikan petunjuk teknis mencegah Penyebaran Covid-19.
Ketua DPD Asosiasi Spa Kaltim, Hj. Aida Mediana yang juga turut membidani penyusunan petunjuk teknis tersebut, sudah mulai mensosialisasikannya.
Pihaknya memaksimalkan sarana komunikasi elektronik terhadap pelaku usaha spa yang ada di Kaltim, termasuk media cetak, agar para pengguna jasa mendapatkan gambaran tindakan yang harus dilakukan.
“Yaitu seperti biasa yang telah menjadi rutinitas di spa, untuk memastikan keselamatan dan kesehatan, pastikan semua staf spa dan wellness centre memahami dan mengikuti pedoman standar untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan langkah-langkah higiene dan sanitasi sebagai kesehatan dan keselamatan kerja rutin,” katanya.
Spa juga menyediakan alat deteksi temperatur badan dan melakukan pemeriksaan pada setiap pengunjung yang datang. “Pelanggan dengan suhu tubuh tinggi atau dalam kondisi sakit, tidak diperkenankan melakukan perawatan di spa,” ungkapnya.
Sedangkan kepada pelanggan, diminta peran serta dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
Misalnya, memastikan datang ke spa atau tempat kebugaran dalam keadaan sehat. Ketika batuk atau bersin diminta untuk menutup mulut dengan menggunakan tisu atau menawarkan masker mulut kepada pelanggan secepatnya.
Pada saat tiba di SPA dan tempat kebugaran pastikan menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan.
Pelanggan bersedia menerima edukasi singkat terkait aturan perusahaan atas upaya penggulangan pencegahan Pandemic Covid-19 untuk menghindari complain dari pelanggan.
“Kehilangan omzet yang disebabkan membatalkan janji karena kondisi pelanggan tidak sehat adalah salah satu peran serta dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dan perlu medapatkan penghargaan khusus dari industri kita kepada pelanggan tersebut. Tawarkan beberapa fleksibilitas untuk menunjukkan bahwa perusahaan peduli dengan kesehatan pelanggan,” tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah