Danang belum bisa membeber kapan pemberlakuan tarif akan dilaksanakan. Namun, ia berharap proses pembahasan segera rampung. “Harapan kami, secepatnya bisa bertarif,” ungkapnya.
Tapi atas ungkapan Isran Noor, Danang mengatakan pemberlakuan tarif memang akan ditetapkan dan diterapkan sekitar Maret. “Ya sekitar itu (Maret 2020),” pungkasnya.
Manager Area Jasa Marga Tollroad Operation (JMTO), Ronny Hendrawan membeber, kewenangan menentukan kapan pemberlakuan, hingga besaran tarif ada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui BPJT. “Yang berwenang Kementerian PUPR. Setelah terbit (Surat Keputusan Menteri PUPR tentang tatif) ada masa sosialisasi selama tiga sampai ujuh hari,” sebut Ronny.
Saat ini, JMTO selaku operator tol, tak punya kewenangan memberi informasi lebih jauh. “Kami tidak bisa apa-apa. Itu terserah menteri,” ungkapnya.
Saat ini, kata dia, lalu lintas harian (LLH) di tol Balsam berkisar antara 3 sampai 4 ribu perharinya. Angka itu, termasuk kategori normal. Isu pemberlakuan tarif tak mempengaruhi LLH. “Tetap stabil, meski ada isu pelaksanaan tarif. Tetap full aja yang lewat,” pungkasnya. (*)
Penulis: */Rusdi
Editor: Aspian Nur
Danang belum bisa membeber kapan pemberlakuan tarif akan dilaksanakan. Namun, ia berharap proses pembahasan segera rampung. “Harapan kami, secepatnya bisa bertarif,” ungkapnya.
Tapi atas ungkapan Isran Noor, Danang mengatakan pemberlakuan tarif memang akan ditetapkan dan diterapkan sekitar Maret. “Ya sekitar itu (Maret 2020),” pungkasnya.
Manager Area Jasa Marga Tollroad Operation (JMTO), Ronny Hendrawan membeber, kewenangan menentukan kapan pemberlakuan, hingga besaran tarif ada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui BPJT. “Yang berwenang Kementerian PUPR. Setelah terbit (Surat Keputusan Menteri PUPR tentang tatif) ada masa sosialisasi selama tiga sampai ujuh hari,” sebut Ronny.
Saat ini, JMTO selaku operator tol, tak punya kewenangan memberi informasi lebih jauh. “Kami tidak bisa apa-apa. Itu terserah menteri,” ungkapnya.
Saat ini, kata dia, lalu lintas harian (LLH) di tol Balsam berkisar antara 3 sampai 4 ribu perharinya. Angka itu, termasuk kategori normal. Isu pemberlakuan tarif tak mempengaruhi LLH. “Tetap stabil, meski ada isu pelaksanaan tarif. Tetap full aja yang lewat,” pungkasnya. (*)
Penulis: */Rusdi
Editor: Aspian Nur