Selain itu secara umum meski pada 2018 relaksasi LTV dilakukan berkisar antara 80 hingga 90 persen, namun risiko kredit dianggap masih cukup terjaga. “Makanya kami memandang masih ada kapasitas untuk tumbuh lagi. Kami putuskan untuk relaksasi lagi,” paparnya.
Hal demikian kata dia, diharapkan juga akan memudahkan masyarakat mendapatkan rumah. Secara tidak langsung, kebijakan makroprudensial ini juga diharapkan akan mendorong sektor konstruksi untuk semakin berkembang.
Kebijakan relaksasi ini juga dalam rangka mendukung momentum pertumbuhan ekonomi yang dinilai membaik. Namun, ia mengaku BI belum punya proyeksi terkait kebijakan serupa di 2020. Karena lanjut dia, bisa saja kebijakan relaksasi akan dilakukan berkaca pada efektivitas relaksasi yang sudah dilakukan dua tahun terakhir.
Secara umum dampak langsung relaksasi baru bisa terasa di kawasan Pulau Jawa. Karena, sebagian besar kredit utamanya perumahan berada di Pulau Jawa. Namun demikian, BI berharap kebijakan ini juga dapat menggenjot peningkatan kredit di semua daerah. Tak terkecuali Kaltim sendiri. (*)
Penulis: */Rusdi
Editor: Aspian Nur
Selain itu secara umum meski pada 2018 relaksasi LTV dilakukan berkisar antara 80 hingga 90 persen, namun risiko kredit dianggap masih cukup terjaga. “Makanya kami memandang masih ada kapasitas untuk tumbuh lagi. Kami putuskan untuk relaksasi lagi,” paparnya.
Hal demikian kata dia, diharapkan juga akan memudahkan masyarakat mendapatkan rumah. Secara tidak langsung, kebijakan makroprudensial ini juga diharapkan akan mendorong sektor konstruksi untuk semakin berkembang.
Kebijakan relaksasi ini juga dalam rangka mendukung momentum pertumbuhan ekonomi yang dinilai membaik. Namun, ia mengaku BI belum punya proyeksi terkait kebijakan serupa di 2020. Karena lanjut dia, bisa saja kebijakan relaksasi akan dilakukan berkaca pada efektivitas relaksasi yang sudah dilakukan dua tahun terakhir.
Secara umum dampak langsung relaksasi baru bisa terasa di kawasan Pulau Jawa. Karena, sebagian besar kredit utamanya perumahan berada di Pulau Jawa. Namun demikian, BI berharap kebijakan ini juga dapat menggenjot peningkatan kredit di semua daerah. Tak terkecuali Kaltim sendiri. (*)
Penulis: */Rusdi
Editor: Aspian Nur