“Memang okupansi belum menggembirakan karena 4 tahun lalu bisa sampai 60 persen, makanya kami sangat menyambut IKN di Kaltim,” kata Sugianto, Minggu (1/9).
Dampak penetapan IKN memang sudah dirasakan pelaku bisnis perhotelan. Okupansi mulai terkerek naik meski belum mencapai 60 persen. Kenaikan itu dikarenakan adanya beberapa pertemuan tingkat nasional yang digelar di Kota Balikpapan.
“Pertemuan yang dilakukan pemerintah digelar di hotel, pesertanya banyak dari luar kota, tentu itu berimbas pada kenaikan okupansi,” ujarnya.
Sehingga banyaknya pertemuan yang dilaksanakan di hotel-hotel sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Balikpapan yang ingin menjadikan Madinatul Iman sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).
“Tahun ini setelah Pemilihan Presiden, harapannya naik, 2020 nanti juga berharap semakin baik, semua kegiatan mendongkrak okupansi,” harap Sugianto yang juga menjabat Direktur Operasional Hotel Platinum.
Tak hanya berharap pada IKN, hotel-hotel yang tergabung dalam PHRI juga menginginkan tingkat keterisian kamar mengalami peningkatan sejak dilantiknya anggota DPRD Balikpapan dan DPRD Kalimantan Timur. Termasuk pula menggelar berbagai event yang bisa menarik kunjungan
“Memang kalau destinasi wisata dan company agar berkurang karena segmen pasarnya beda. Caranya menaikan ya dengan event-event yang bisa dilakukan pemerintah. Kalau untuk pihak swasta masih kurang,” pungkasnya.
Penulis: */Hendra
Editor: M.Huldi
“Memang okupansi belum menggembirakan karena 4 tahun lalu bisa sampai 60 persen, makanya kami sangat menyambut IKN di Kaltim,” kata Sugianto, Minggu (1/9).
Dampak penetapan IKN memang sudah dirasakan pelaku bisnis perhotelan. Okupansi mulai terkerek naik meski belum mencapai 60 persen. Kenaikan itu dikarenakan adanya beberapa pertemuan tingkat nasional yang digelar di Kota Balikpapan.
“Pertemuan yang dilakukan pemerintah digelar di hotel, pesertanya banyak dari luar kota, tentu itu berimbas pada kenaikan okupansi,” ujarnya.
Sehingga banyaknya pertemuan yang dilaksanakan di hotel-hotel sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Balikpapan yang ingin menjadikan Madinatul Iman sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).
“Tahun ini setelah Pemilihan Presiden, harapannya naik, 2020 nanti juga berharap semakin baik, semua kegiatan mendongkrak okupansi,” harap Sugianto yang juga menjabat Direktur Operasional Hotel Platinum.
Tak hanya berharap pada IKN, hotel-hotel yang tergabung dalam PHRI juga menginginkan tingkat keterisian kamar mengalami peningkatan sejak dilantiknya anggota DPRD Balikpapan dan DPRD Kalimantan Timur. Termasuk pula menggelar berbagai event yang bisa menarik kunjungan
“Memang kalau destinasi wisata dan company agar berkurang karena segmen pasarnya beda. Caranya menaikan ya dengan event-event yang bisa dilakukan pemerintah. Kalau untuk pihak swasta masih kurang,” pungkasnya.
Penulis: */Hendra
Editor: M.Huldi