Teknologi 4G yang kini sudah berkembang menjadi 4.9G juga mendapat perhatian Telkomsel melalui pengadaan BTS 4.9G Massive MiMo yang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur, sejak 2018.
Ketersediaan jaringan Telkomsel di dua kawasan tersebut berkontribusi terhadap penetrasi pelanggan pengguna smartphone sebanyak 70 persen di Kutai Kartanegara dan 66 persen di Penajam Paser Utara.
Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini mengatakan, pihaknya berupaya mendorong pertumbuhan ekosistem digital di Kalimantan Timur secara keseluruhan yang meliputi akses terhadap jaringan telekomunikasi dan internet.
"Serta menghadirkan solusi berdampak sosial positif dalam mengatasi tantangan sosial dan ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital," kata Emma melalui rilis ke korankaltim.com, Rabu (28/8/2019).
Secara keseluruhan, Kalimantan Timur merupakan provinsi di Kalimantan dengan jumlah BTS terbanyak yaitu 5.500 unit. Selain itu, Telkomsel menjadi penyedia jaringan pertama di Kabupaten Mahakam Ulu, wilayah Kalimantan Timur yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Layanan Telkomsel di Mahakam Ulu hadir melalui 19 BTS di sembilan lokasi. Tiga BTS di antaranya berada di tiga titik perbatasan antara Mahakam Ulu dengan Malaysia sebagai upaya menghadirkan infrastruktur jaringan di ibu kota baru Indonesia hingga ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Selain itu, akselerasi literasi digital melalui program Internet Baik juga dilakukan untuk membantu masyarakat agar menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu bergerak maju memanfaatkan internet secara bijak.
"Berbekal infrastruktur dan solusi berbasis digital, kami mengedepankan pemanfaatan teknologi digital sehingga dapat menjadi pusat negara dengan pola pikir dan ekosistem digital yang maju dan berkelanjutan," tutup Emma. (*)
Penulis / Editor : */Hendra
Teknologi 4G yang kini sudah berkembang menjadi 4.9G juga mendapat perhatian Telkomsel melalui pengadaan BTS 4.9G Massive MiMo yang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur, sejak 2018.
Ketersediaan jaringan Telkomsel di dua kawasan tersebut berkontribusi terhadap penetrasi pelanggan pengguna smartphone sebanyak 70 persen di Kutai Kartanegara dan 66 persen di Penajam Paser Utara.
Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini mengatakan, pihaknya berupaya mendorong pertumbuhan ekosistem digital di Kalimantan Timur secara keseluruhan yang meliputi akses terhadap jaringan telekomunikasi dan internet.
"Serta menghadirkan solusi berdampak sosial positif dalam mengatasi tantangan sosial dan ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital," kata Emma melalui rilis ke korankaltim.com, Rabu (28/8/2019).
Secara keseluruhan, Kalimantan Timur merupakan provinsi di Kalimantan dengan jumlah BTS terbanyak yaitu 5.500 unit. Selain itu, Telkomsel menjadi penyedia jaringan pertama di Kabupaten Mahakam Ulu, wilayah Kalimantan Timur yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Layanan Telkomsel di Mahakam Ulu hadir melalui 19 BTS di sembilan lokasi. Tiga BTS di antaranya berada di tiga titik perbatasan antara Mahakam Ulu dengan Malaysia sebagai upaya menghadirkan infrastruktur jaringan di ibu kota baru Indonesia hingga ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Selain itu, akselerasi literasi digital melalui program Internet Baik juga dilakukan untuk membantu masyarakat agar menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu bergerak maju memanfaatkan internet secara bijak.
"Berbekal infrastruktur dan solusi berbasis digital, kami mengedepankan pemanfaatan teknologi digital sehingga dapat menjadi pusat negara dengan pola pikir dan ekosistem digital yang maju dan berkelanjutan," tutup Emma. (*)
Penulis / Editor : */Hendra