Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ini juga melihat langsung beberapa sarung Samarinda yang dipamerkan dalam Sinergi Program Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dekranas dan Tim Penggerak PKK di Hotel Bumi Senyiur.
Hadir mendampingi, Dewan Pembina Dekranas Tuti Tri Sutrisno dan Herawati Budiono, Gubernur Kaltim Isran Noor beserta istri Noorbaiti yang juga Ketua Dekranasda Kaltim.
Mufidah Jusuf Kalla mengatakan, industri yang memanfaatkan sumber daya alam cukup berkembang pesat ditanah air. Termasuk di Kaltim.
Persaingan yang semakin ketat di pasar global, membuat kualitas dari UKM wajib ditingkatkan. Baik dari sisi menaikkan kualitas SDM, pelatihan pemasaran dan kemasan serta dukungan permodalan.
“Perajin dan pelaku UKM butuh motivasi. Pelatihan terutama untuk desain kemasan sangat diperlukan. Tentu saja dengan tetap mengusung unsur kearifan lokal,” ucapnya.
Dirinya juga menegaskan dukungan Dekranas pada proses pemasaran produk UKM, khususnya sarung Samarinda ke pasar global. “Secara kualitas sarung motif samarinda, sangat baik. Sangat layak dijual ke mancanegara,” ucapnya.
Dekranas, lanjut Mufidah, akan berkoordinasi dengan Dekranasda Kaltim terkait hal-hal yang dibutuhkan untuk merealisasikan tujuan tersebut. Termasuk dalam mendapatkan hak paten atas sarung Samarinda.
Hak paten itu agar terhindar dari pembajakan industri tekstil yang justru membuat pelaku UKM tak leluasa untuk eksis. “Semua prosesnya akan kita dukung. Tentu ada koordinasi dengan pengurus daerah. Sangat sayang kalau tidak dioptimalkan,” tandasnya. (*)
Penulis : */Adhi Abdhian
Editor: Hendra
Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ini juga melihat langsung beberapa sarung Samarinda yang dipamerkan dalam Sinergi Program Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dekranas dan Tim Penggerak PKK di Hotel Bumi Senyiur.
Hadir mendampingi, Dewan Pembina Dekranas Tuti Tri Sutrisno dan Herawati Budiono, Gubernur Kaltim Isran Noor beserta istri Noorbaiti yang juga Ketua Dekranasda Kaltim.
Mufidah Jusuf Kalla mengatakan, industri yang memanfaatkan sumber daya alam cukup berkembang pesat ditanah air. Termasuk di Kaltim.
Persaingan yang semakin ketat di pasar global, membuat kualitas dari UKM wajib ditingkatkan. Baik dari sisi menaikkan kualitas SDM, pelatihan pemasaran dan kemasan serta dukungan permodalan.
“Perajin dan pelaku UKM butuh motivasi. Pelatihan terutama untuk desain kemasan sangat diperlukan. Tentu saja dengan tetap mengusung unsur kearifan lokal,” ucapnya.
Dirinya juga menegaskan dukungan Dekranas pada proses pemasaran produk UKM, khususnya sarung Samarinda ke pasar global. “Secara kualitas sarung motif samarinda, sangat baik. Sangat layak dijual ke mancanegara,” ucapnya.
Dekranas, lanjut Mufidah, akan berkoordinasi dengan Dekranasda Kaltim terkait hal-hal yang dibutuhkan untuk merealisasikan tujuan tersebut. Termasuk dalam mendapatkan hak paten atas sarung Samarinda.
Hak paten itu agar terhindar dari pembajakan industri tekstil yang justru membuat pelaku UKM tak leluasa untuk eksis. “Semua prosesnya akan kita dukung. Tentu ada koordinasi dengan pengurus daerah. Sangat sayang kalau tidak dioptimalkan,” tandasnya. (*)
Penulis : */Adhi Abdhian
Editor: Hendra