Dikutip dari businessinsider.com, berikut 5 tips untuk
memulai bisnis yang diungkap oleh Nicole Rollender, pendiri dan CEO dari
Storyteller.
1. Menyewa pelatih bisnis
Kendati memiliki banyak pengalaman sebagai eksekutif di
sebuah perusahaan dan tahu cara menjalankan sebuah departemen. Namun, bukan
berarti Anda tahu bahwa cara menjalankan bisnis terutama yang menawarkan jasa
di bidang kreatif.
Sewa lah pelatih bisnis untuk menumbuhkan pola pikir
kepemimpinan yang tepat, dan membantu untuk dapat menemukan klien yang tepat
dan jenis pekerjaan sesuai dengan keahlian.
2. Selalu promosi
Memang sulit untuk mempromosikan jasa Anda, tetapi sebagai
pemilik bisnis, Anda tidak dapat menghentikan pemasaran.
Pada titik tertentu, saya memiliki banyak pekerjaan menulis,
jadi saya berkata, "Saya tidak punya waktu untuk menerima klien baru, jadi
saya dapat menghentikan pemasaran."
Seorang pelatih dengan bijak akan mengatakan bahwa Anda
harus selalu mencari prospek, karena hubungan dapat memakan waktu
berbulan-bulan untuk berubah menjadi klien yang loyal. Salah satu klien
terbesar, pada kenyataannya, membutuhkan waktu enam bulan untuk menandatangani
kerjasama.
Meskipun Anda mungkin tidak memiliki prospek setiap hari,
pasarkan perusahaan Anda setidaknya beberapa jam seminggu.
3. Bermitra dengan akuntan yang tepat
Sewa lah seorang akuntan virtual yang ramah anggaran. Hal
ini dapat mengatur semua struktur keuangan perusahaan dan semua dokumen. Bahkan
ini dapat membantu menghitung pajak.
4. Menyewa asisten virtual
Asisten virtual menawarkan layanan administrasi misalnya
terkait kontrak kerja sama. Untuk seorang solopreneur, asisten virtual membuat
Anda tidak perlu membuang waktu.
5. Hidup dengan kalender Google
Saat beban kerja meningkat, daftar tugas yang ditulis tangan
akan terabaikan. Untuk itu gunakanlah kalender Google guna mengatur segala
aktivitas dan agenda kinerja Anda.
Buatlah pengatur waktu selama 25 menit dan fokus pada satu
tugas selama waktu itu (tidak memeriksa email atau media sosial klien). Semakin
lama Anda melakukan hal itu, maka semakin mudah bagi Anda untuk membuat draf
blog klien atau hal yang biasanya memakan waktu lebih lama. (cnbci)
Dikutip dari businessinsider.com, berikut 5 tips untuk
memulai bisnis yang diungkap oleh Nicole Rollender, pendiri dan CEO dari
Storyteller.
1. Menyewa pelatih bisnis
Kendati memiliki banyak pengalaman sebagai eksekutif di
sebuah perusahaan dan tahu cara menjalankan sebuah departemen. Namun, bukan
berarti Anda tahu bahwa cara menjalankan bisnis terutama yang menawarkan jasa
di bidang kreatif.
Sewa lah pelatih bisnis untuk menumbuhkan pola pikir
kepemimpinan yang tepat, dan membantu untuk dapat menemukan klien yang tepat
dan jenis pekerjaan sesuai dengan keahlian.
2. Selalu promosi
Memang sulit untuk mempromosikan jasa Anda, tetapi sebagai
pemilik bisnis, Anda tidak dapat menghentikan pemasaran.
Pada titik tertentu, saya memiliki banyak pekerjaan menulis,
jadi saya berkata, "Saya tidak punya waktu untuk menerima klien baru, jadi
saya dapat menghentikan pemasaran."
Seorang pelatih dengan bijak akan mengatakan bahwa Anda
harus selalu mencari prospek, karena hubungan dapat memakan waktu
berbulan-bulan untuk berubah menjadi klien yang loyal. Salah satu klien
terbesar, pada kenyataannya, membutuhkan waktu enam bulan untuk menandatangani
kerjasama.
Meskipun Anda mungkin tidak memiliki prospek setiap hari,
pasarkan perusahaan Anda setidaknya beberapa jam seminggu.
3. Bermitra dengan akuntan yang tepat
Sewa lah seorang akuntan virtual yang ramah anggaran. Hal
ini dapat mengatur semua struktur keuangan perusahaan dan semua dokumen. Bahkan
ini dapat membantu menghitung pajak.
4. Menyewa asisten virtual
Asisten virtual menawarkan layanan administrasi misalnya
terkait kontrak kerja sama. Untuk seorang solopreneur, asisten virtual membuat
Anda tidak perlu membuang waktu.
5. Hidup dengan kalender Google
Saat beban kerja meningkat, daftar tugas yang ditulis tangan
akan terabaikan. Untuk itu gunakanlah kalender Google guna mengatur segala
aktivitas dan agenda kinerja Anda.
Buatlah pengatur waktu selama 25 menit dan fokus pada satu
tugas selama waktu itu (tidak memeriksa email atau media sosial klien). Semakin
lama Anda melakukan hal itu, maka semakin mudah bagi Anda untuk membuat draf
blog klien atau hal yang biasanya memakan waktu lebih lama. (cnbci)