1. Julid
Juniper merupakan singkatan dari julid, nyinyir, dan bawa
perasaan (baper). Sandiaga mengingatkan untuk tidak menjadi orang yang suka
julid (bergunjing) dengan lainya. Orang yang suka julid sulit menggapai
kesuksesan.
"Julid itu sifat negatif yang nantinya menimbulkan aura
pesimisme antara kita," kata Sandiaga.
Sandiaga melanjutkan, hanya orang-orang optimis yang bisa
sukses. Maka dari itu, hindari sifat julid yang dapat mengembangkan rasa
pesimis dalam diri milenial.
2. Nyinyir
Hindari pula sifat 'nyinyir' kalau mau sukses. Begitu pula
ketika milenial menjadi korban 'nyinyiran' orang lain maka tak perlu digubris.
Menurut Sandiaga, orang yang nyinyir terhadap apa yang Anda lakukan itu tanda
cinta. Ini menunjukkan kalau masih banyak yang perhatian kepada Anda.
Untuk itu tak perlu 'nyinyir' balik tapi coba tanggapi
dengan bijaksana agar selalu tetap dalam lingkar positif. Hanya orang yang
berpikiran positif bisa menggapai kesukesan.
3. Baper
Sandiaga mengatakan kalau jadi pengusaha jangan mudah baper
(bawa perasaan). Coba selalu berpikir positif dan bahagia. Dengan berusaha
terus untuk tidak baper atau mudah tersinggung maka dengan mudah bisa menjalin
pertemanan bersama banyak orang.
"Milenial cenderung baperan, gimana mau sukses kalau
semua dibawa baper. Apa yang dilakukan harus fun, happy," ucapnya lagi.
(puc)
1. Julid
Juniper merupakan singkatan dari julid, nyinyir, dan bawa
perasaan (baper). Sandiaga mengingatkan untuk tidak menjadi orang yang suka
julid (bergunjing) dengan lainya. Orang yang suka julid sulit menggapai
kesuksesan.
"Julid itu sifat negatif yang nantinya menimbulkan aura
pesimisme antara kita," kata Sandiaga.
Sandiaga melanjutkan, hanya orang-orang optimis yang bisa
sukses. Maka dari itu, hindari sifat julid yang dapat mengembangkan rasa
pesimis dalam diri milenial.
2. Nyinyir
Hindari pula sifat 'nyinyir' kalau mau sukses. Begitu pula
ketika milenial menjadi korban 'nyinyiran' orang lain maka tak perlu digubris.
Menurut Sandiaga, orang yang nyinyir terhadap apa yang Anda lakukan itu tanda
cinta. Ini menunjukkan kalau masih banyak yang perhatian kepada Anda.
Untuk itu tak perlu 'nyinyir' balik tapi coba tanggapi
dengan bijaksana agar selalu tetap dalam lingkar positif. Hanya orang yang
berpikiran positif bisa menggapai kesukesan.
3. Baper
Sandiaga mengatakan kalau jadi pengusaha jangan mudah baper
(bawa perasaan). Coba selalu berpikir positif dan bahagia. Dengan berusaha
terus untuk tidak baper atau mudah tersinggung maka dengan mudah bisa menjalin
pertemanan bersama banyak orang.
"Milenial cenderung baperan, gimana mau sukses kalau
semua dibawa baper. Apa yang dilakukan harus fun, happy," ucapnya lagi.
(puc)