Ia membeber, saat ini tenant maupun UMKM tersebut sedang tahapan MoU dengan APT Pranoto.
“Ada empat UMKM dari Muara Badak, kemudian 5 UMKM asal Samarinda. Sementara untuk restoran ada Banjar Sari, Tepian Pandan asal Tenggarong, Prambanan dan Sari Rasa, serta ada pula Kantine (Samarinda). Semua resto ini berasal dari lokal Kaltim,” paparnya.
Seperti diketahui, kata Dedi ada dua pembagian area untuk penyewaan counter di terminal bandara APT Pranoto tersebut.
“Pertama untuk lantai 1, kami siapkan untuk UMKM dan merchandise. Sementara di lantai 2 untuk restoran-restoran besar di Kaltim,” ungkapnya.
Selain restoran, yang saat ini juga disiapkan adalah kerjasama penyewaan space untuk area lounge di terminal. Pihak-pihak hotel maupun bank menjadi pihak yanag ingin dikerjasamakan.
“Lounge untuk bank sejauh ini, juga kami siapkan untuk bank-bank yang ada di Kaltim, Tetapi saat ini untuk lounge belum masuk dalam tahapan MoU yang akan kami lakukan. Untuk Lounge sudah ada pemrintaan dari Swissbel, HARRIS Hotel, Senyiur. Tetapi, kami belum masuk pada lounge untuk dilakukan MoU, karena sedang fokus dengan UMKM dan restoran di lantai 2,” terangnya.(rs)
Ia membeber, saat ini tenant maupun UMKM tersebut sedang tahapan MoU dengan APT Pranoto.
“Ada empat UMKM dari Muara Badak, kemudian 5 UMKM asal Samarinda. Sementara untuk restoran ada Banjar Sari, Tepian Pandan asal Tenggarong, Prambanan dan Sari Rasa, serta ada pula Kantine (Samarinda). Semua resto ini berasal dari lokal Kaltim,” paparnya.
Seperti diketahui, kata Dedi ada dua pembagian area untuk penyewaan counter di terminal bandara APT Pranoto tersebut.
“Pertama untuk lantai 1, kami siapkan untuk UMKM dan merchandise. Sementara di lantai 2 untuk restoran-restoran besar di Kaltim,” ungkapnya.
Selain restoran, yang saat ini juga disiapkan adalah kerjasama penyewaan space untuk area lounge di terminal. Pihak-pihak hotel maupun bank menjadi pihak yanag ingin dikerjasamakan.
“Lounge untuk bank sejauh ini, juga kami siapkan untuk bank-bank yang ada di Kaltim, Tetapi saat ini untuk lounge belum masuk dalam tahapan MoU yang akan kami lakukan. Untuk Lounge sudah ada pemrintaan dari Swissbel, HARRIS Hotel, Senyiur. Tetapi, kami belum masuk pada lounge untuk dilakukan MoU, karena sedang fokus dengan UMKM dan restoran di lantai 2,” terangnya.(rs)