Seperti yang disampaikan Hidayat, Wali Kota Palu, kota Tarakan memiliki banyak potensi daerah yang layak untuk dibincangkan lebih serius. Sehingga pihaknya akan menunjuk tim untuk dikaji lebih jauh. Disebutkanya, hasil budidaya rumput laut, hasil perikanan dan kelautan merupakan komoditas unggulan yang dimiliki Kota Tarakan. Sehingga tidak menutup kemungkinan di antara komoditas itu yang akan dilirik pria yang pernah menjabat Kepala Badan Pelatihan dan Pembangunan Daerah Kota Palu ini.
“Sebenarnya masih banyak potensi daerah di sini (Tarakan) yang bisa diolah bersama,” ucapnya kepada Koran Kaltara, Jumat (27/7).
Selain mencoba menggali, pihaknya juga telah menawarkan beberapa peluang kerja sama kepada Wali Kota Tarakan, Sofian Raga. Peluang investasi yang nyata saat ini yakni pihak Pemkot Palu bertindak sebagai penyedia bahan material seperti batu. Tentunya bahan ini akan dikelola oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Tarakan.
“Ini sangat rugi jika tidak dikelola secara serius,” tuturnya.
Secara teknis dikatakannya pihaknya masih mencoba diskusi dengan Sofian Raga, komoditas unggulan Tarakan yang bisa dibawa pulang ke kotanya. Untuk sektor perikanan ia melihat potensi ikan tipis memiliki peluang besar menjadikan kota ini berperan sebagai penyuplai.
“Jangan sampai kita jalin kerja sama, bahan material dikirim dari Palu menggunakan kapal tongkang lalu kapal tongkang tidak bawa barang dari Tarakan ke Palu, hitungannya kan rugi tuh,” ucapnya.
Dikonfirmasi tingkat keseriusannya dalam menjalin kerja sama, ia memastikan dalam waktu dekat pihaknya akan mengurus segala bentuk admistrasi serta payung hukumnya. Secara pasti hal ini akan segera berjalan di tahun 2019.
Sofian Raga menyambut baik tawaran yang diberikan orang nomor satu di Kota Palu. Dikatakannya, hal seperti yang diharapkan dalam Rakernas Apkesi, sehingga hasilnya cukup nyata terlihat.
“Kita akan proses segala bentuk kebutuhannya,” ujar Sofian.
Mengenai tawaran menjadi pihak penyuplai ikan tipis, Sofian mengatakan tidak ada keraguan untuk memenuhi permintaan tersebut.
“Nanti kita akan siapkan sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan komoditas yang diminta,” jelasnya. (Has718)
Seperti yang disampaikan Hidayat, Wali Kota Palu, kota Tarakan memiliki banyak potensi daerah yang layak untuk dibincangkan lebih serius. Sehingga pihaknya akan menunjuk tim untuk dikaji lebih jauh. Disebutkanya, hasil budidaya rumput laut, hasil perikanan dan kelautan merupakan komoditas unggulan yang dimiliki Kota Tarakan. Sehingga tidak menutup kemungkinan di antara komoditas itu yang akan dilirik pria yang pernah menjabat Kepala Badan Pelatihan dan Pembangunan Daerah Kota Palu ini.
“Sebenarnya masih banyak potensi daerah di sini (Tarakan) yang bisa diolah bersama,” ucapnya kepada Koran Kaltara, Jumat (27/7).
Selain mencoba menggali, pihaknya juga telah menawarkan beberapa peluang kerja sama kepada Wali Kota Tarakan, Sofian Raga. Peluang investasi yang nyata saat ini yakni pihak Pemkot Palu bertindak sebagai penyedia bahan material seperti batu. Tentunya bahan ini akan dikelola oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Tarakan.
“Ini sangat rugi jika tidak dikelola secara serius,” tuturnya.
Secara teknis dikatakannya pihaknya masih mencoba diskusi dengan Sofian Raga, komoditas unggulan Tarakan yang bisa dibawa pulang ke kotanya. Untuk sektor perikanan ia melihat potensi ikan tipis memiliki peluang besar menjadikan kota ini berperan sebagai penyuplai.
“Jangan sampai kita jalin kerja sama, bahan material dikirim dari Palu menggunakan kapal tongkang lalu kapal tongkang tidak bawa barang dari Tarakan ke Palu, hitungannya kan rugi tuh,” ucapnya.
Dikonfirmasi tingkat keseriusannya dalam menjalin kerja sama, ia memastikan dalam waktu dekat pihaknya akan mengurus segala bentuk admistrasi serta payung hukumnya. Secara pasti hal ini akan segera berjalan di tahun 2019.
Sofian Raga menyambut baik tawaran yang diberikan orang nomor satu di Kota Palu. Dikatakannya, hal seperti yang diharapkan dalam Rakernas Apkesi, sehingga hasilnya cukup nyata terlihat.
“Kita akan proses segala bentuk kebutuhannya,” ujar Sofian.
Mengenai tawaran menjadi pihak penyuplai ikan tipis, Sofian mengatakan tidak ada keraguan untuk memenuhi permintaan tersebut.
“Nanti kita akan siapkan sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan komoditas yang diminta,” jelasnya. (Has718)