Jika dilihat dari penyusunnya, ekspor barang migas April 2018 mencapai US$ 0,21 miliar, turun 31,06 persen dibanding Maret 2018. Dan ekspor barang non migas April 2018 mencapai US$ 1,11 miliar, turun 19,97 persen dibanding Maret 2018.
“Secara kumulatif nilai ekspor Kaltim periode Januari-April 2018 mencapai US$ 5,89 miliar atau naik 3,84 persen dibanding periode yang sama tahun 2017,” paparnya.
Sementara untuk Migas, dari seluruh ekspor periode Januari-April 2018, ekspor barang migas mencapai US$ 1,03 miliar atau turun 25,41 persen dan barang non migas mencapai US$ 4,86 miliar atau naik sebesar 13,24 persen dibanding periode yang sama tahun 2017.
Dari sisi impor.
Nilai impor Kaltim pada Aril 2018 mencapai US$ 0,38 miliar atau mengalami penurunan sebesar 5,02 persen dibanding dengan impor Maret 2018. Sementara jika dibanding April 2017, terjadi peningkatan sebesar 82,93 persen.
“Impor barang migas April 2018 mencapai US$ 0,25 miliar, turun 10,09 persen dibanding Maret 2018. Sementara impor barang non migas April 2018 mencapai US$ 0,13 miliar, naik sebesar 6,95 persen dibanding Maret 2018,” tukasnya.
Sehingga secara kumulatif, nilai impor Kaltim periode Januari-April 2018 mencapai US$ 1,46 miliar atau naik sebesar 75,01 persen dibanding periode yang sama tahun 2017.
Begitu pula dengan impor barang migas periode Januari- April 2018, impor barang migas mencapai US$ 1,05 miliar atau naik 77,93 persen dan barang non migas mencapai US$ 0,41 miliar atau naik sebesar 68,02 persen.(*/rs)
Jika dilihat dari penyusunnya, ekspor barang migas April 2018 mencapai US$ 0,21 miliar, turun 31,06 persen dibanding Maret 2018. Dan ekspor barang non migas April 2018 mencapai US$ 1,11 miliar, turun 19,97 persen dibanding Maret 2018.
“Secara kumulatif nilai ekspor Kaltim periode Januari-April 2018 mencapai US$ 5,89 miliar atau naik 3,84 persen dibanding periode yang sama tahun 2017,” paparnya.
Sementara untuk Migas, dari seluruh ekspor periode Januari-April 2018, ekspor barang migas mencapai US$ 1,03 miliar atau turun 25,41 persen dan barang non migas mencapai US$ 4,86 miliar atau naik sebesar 13,24 persen dibanding periode yang sama tahun 2017.
Dari sisi impor.
Nilai impor Kaltim pada Aril 2018 mencapai US$ 0,38 miliar atau mengalami penurunan sebesar 5,02 persen dibanding dengan impor Maret 2018. Sementara jika dibanding April 2017, terjadi peningkatan sebesar 82,93 persen.
“Impor barang migas April 2018 mencapai US$ 0,25 miliar, turun 10,09 persen dibanding Maret 2018. Sementara impor barang non migas April 2018 mencapai US$ 0,13 miliar, naik sebesar 6,95 persen dibanding Maret 2018,” tukasnya.
Sehingga secara kumulatif, nilai impor Kaltim periode Januari-April 2018 mencapai US$ 1,46 miliar atau naik sebesar 75,01 persen dibanding periode yang sama tahun 2017.
Begitu pula dengan impor barang migas periode Januari- April 2018, impor barang migas mencapai US$ 1,05 miliar atau naik 77,93 persen dan barang non migas mencapai US$ 0,41 miliar atau naik sebesar 68,02 persen.(*/rs)