Menurut Surip, mekanisme distribusi tabung gas subsidi yang disediakan untuk operasi pasar ini dilakukan dengan dua tahap pengiriman. Hal ini selain untuk memperlancar perjalanan juga untuk mengantisipasi aksi rebutan yang dilakukan warga.
“Memang harus dua kali angkut makai truk. Disamping perjalanan biar aman juga agar tidak rebutan warga nanti, karena 1.120 ini di bagi dua untuk dua kecamatan, khawatirnya kalau sekali datang langsung di serbu warga,” ungkapnya.
Surip menegaskan untuk pasokan sembako pihaknya didukung langsung oleh Bulog. Dan dipastikan dalam operasi pasar kali ini stock sembako yang di jual mampu mencukupi untuk dua kecamatan. “Sembako baik minyak gula dan sebagainya itu kita di back up sama bulog, sedangkan untuk wilayah hulu yang terjauh yakni tabang akan kita lakukan operasi pasar juga tapi nanti yakni menjelang natal,” tegasnya. (hei)
Menurut Surip, mekanisme distribusi tabung gas subsidi yang disediakan untuk operasi pasar ini dilakukan dengan dua tahap pengiriman. Hal ini selain untuk memperlancar perjalanan juga untuk mengantisipasi aksi rebutan yang dilakukan warga.
“Memang harus dua kali angkut makai truk. Disamping perjalanan biar aman juga agar tidak rebutan warga nanti, karena 1.120 ini di bagi dua untuk dua kecamatan, khawatirnya kalau sekali datang langsung di serbu warga,” ungkapnya.
Surip menegaskan untuk pasokan sembako pihaknya didukung langsung oleh Bulog. Dan dipastikan dalam operasi pasar kali ini stock sembako yang di jual mampu mencukupi untuk dua kecamatan. “Sembako baik minyak gula dan sebagainya itu kita di back up sama bulog, sedangkan untuk wilayah hulu yang terjauh yakni tabang akan kita lakukan operasi pasar juga tapi nanti yakni menjelang natal,” tegasnya. (hei)