Dirinya berinsiatif berkomunikasi dengan sejumlah komunitas di PPU untuk melakukan bersih-bersih di sepanjang pantai Tanjung Jumlai Kecamatan Penajam pada, Sabtu (1/7). “Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian akibat banyaknya sampah yang berserakan pascalibur lebaran di objek wisata pantai Tanjung Jumlai, sekaligus sebagai sosialisasi Sadar Wisata dan Sapta Pesona di PPU. Kegiatan bersih-bersih pantai ini berhasil kami lakukan sepanjang 2 kilometer,””tukasnya.
Dituturkannya, kegiatan yang disebut dengan Aksi Cinta Benuo Taka Dalam Bingkai Sadar Wisata dan Sapta Pesona itu dihadiri oleh Jaringan Kampung Nusantara PPU, My Trip My Adventure PPU, Komunitas PPU Peduli, Balistik PPU, Ormas Orang Indonesia, Karang Taruna Waru, Forum Mahasiswa PPU dan masyarakat sekitar pantai Tanjung Jumlai.
Ditambahkannya, dirinya mendapat laporan baik dari media online maupun media sosial tentang sampah yang berserakan di beberapa kawasan wisata, khususnya di Pantai Tanjung Jumlai. Dia lalu membuat undangan terbuka di media sosial baik di Facebook, Instagram dan Tweeter, guna mengajak masyarakat yang peduli lingkungan dan kawasan wisata untuk melakukan kegiatan bersih-bersih pantai.
“Hal ini saya lakukan untuk melihat apakah masih ada masyarakat khususnya kalangan pemuda yang mau peduli terhadap objek wisata di PPU. Dan meskipun tak saling mengenal, dengan penuh kesadaran sendiri, beberapa komunitas pun hadir untuk berpartisipasi mengikuti kegiatan bersih-bersih pantai itu, hari ini kami juga lakukan hal serupa agar pantai tetap bersih. Syukurlah banyak teman-teman komunitas yang datang. Semoga ini terus bisa kita jaga dan tumbuh kembangkan,”harapnya.
Ia mengimbau agar masyarakat PPU dan pengunjung untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Sebab kebersihan adalah tanggungjawab bersama. “Jangan hanya menjadi penikmat wisata saja,”pungkasnya.(nav)
Dirinya berinsiatif berkomunikasi dengan sejumlah komunitas di PPU untuk melakukan bersih-bersih di sepanjang pantai Tanjung Jumlai Kecamatan Penajam pada, Sabtu (1/7). “Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian akibat banyaknya sampah yang berserakan pascalibur lebaran di objek wisata pantai Tanjung Jumlai, sekaligus sebagai sosialisasi Sadar Wisata dan Sapta Pesona di PPU. Kegiatan bersih-bersih pantai ini berhasil kami lakukan sepanjang 2 kilometer,””tukasnya.
Dituturkannya, kegiatan yang disebut dengan Aksi Cinta Benuo Taka Dalam Bingkai Sadar Wisata dan Sapta Pesona itu dihadiri oleh Jaringan Kampung Nusantara PPU, My Trip My Adventure PPU, Komunitas PPU Peduli, Balistik PPU, Ormas Orang Indonesia, Karang Taruna Waru, Forum Mahasiswa PPU dan masyarakat sekitar pantai Tanjung Jumlai.
Ditambahkannya, dirinya mendapat laporan baik dari media online maupun media sosial tentang sampah yang berserakan di beberapa kawasan wisata, khususnya di Pantai Tanjung Jumlai. Dia lalu membuat undangan terbuka di media sosial baik di Facebook, Instagram dan Tweeter, guna mengajak masyarakat yang peduli lingkungan dan kawasan wisata untuk melakukan kegiatan bersih-bersih pantai.
“Hal ini saya lakukan untuk melihat apakah masih ada masyarakat khususnya kalangan pemuda yang mau peduli terhadap objek wisata di PPU. Dan meskipun tak saling mengenal, dengan penuh kesadaran sendiri, beberapa komunitas pun hadir untuk berpartisipasi mengikuti kegiatan bersih-bersih pantai itu, hari ini kami juga lakukan hal serupa agar pantai tetap bersih. Syukurlah banyak teman-teman komunitas yang datang. Semoga ini terus bisa kita jaga dan tumbuh kembangkan,”harapnya.
Ia mengimbau agar masyarakat PPU dan pengunjung untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Sebab kebersihan adalah tanggungjawab bersama. “Jangan hanya menjadi penikmat wisata saja,”pungkasnya.(nav)